Banjir Lahar Dingin, Warga di Lereng Gunung Agung Terisolasi

Sindonews, Yunda Ariesta ยท Sabtu, 09 Februari 2019 - 11:23 WIB
Banjir Lahar Dingin, Warga di Lereng Gunung Agung Terisolasi

Ilustrasi lahar dingin. (Foto: Reuters).

KARANGASEM, iNews.id - Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, Bali menyebabkan jalan di Kecamatan Bebandem tertutup lahar dingin. Warga di Desa Buaga Giri pun terisolasi akibat banjir tersebut.

Terpantau, aliran banjir cukup deras dengan lumpur pekat menutup akses jalan. Kondisi menyebabkan jalan yang menghubungkan empat dusun di Desa Buaga Giri, atau sekitar lereng Gunung Agung, terputus.

Warga pun tak berani melintas, karena ketika banjir, aliran air sedang deras-derasnya. Kini, meski sudah surut, material banjir seperti pasir dan batu menutup jalan desa tersebut. Lahar dingin yang terjadi sepakan terakhir membuat separuh badan jalan ambles.

Masyarakat di sana kini masih berupaya membersihkan jalan agar dapat dilewati kembali. Mereka mendapat bantuan alat berat dari pengusaha galian C, yang beroperasi di hulu jalan.

Warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk warga. Pasalnya, apabila hujan di lereng gunung kembali deras, akses akan kembali tertutup. Apalagi status Gunung Agung yang masih aktif, potensi erupsi masih tinggi.

Empat dusun yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) III, berjarak sekitar lima kilometer dari kawah gunung. Bila erupsi kembali terjadi, warga khawatir proses evakuasi akan terkendala material banjir lahar dingin.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal