Banjir, Ribuan Kotak Suara Kardus di Gudang KPU Badung Bali Rusak

I Gusti Bagus Alit Sidi W ยท Senin, 17 Desember 2018 - 18:05 WIB
Banjir, Ribuan Kotak Suara Kardus di Gudang KPU Badung Bali Rusak

Pegawai KPU Badung menyortir kotak suara dan bilik suara kardus yang rusak pascaterendam banjir dan masih bisa diselamatkan di Badung, Bali, Senin (17/12/2018). (Foto: iNews/Bagus Alit)

BADUNG, iNews.id – Ribuan kotak suara dan bilik suara berbahan kardus di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung, Bali, rusak akibat terendam banjir. Para komisioner dibantu pegawai harus menyortir ulang logistik Pemilu 2019 untuk menyelamatkan yang masih bisa dipergunakan.

Ketua KPU Badung Wayan Semara Cipta memaparkan, berdasarkan penghitungan, kotak suara berbahan kardus yang rusak mencapai 2.065 buah. Sementara bilik suara yang tidak bisa dipergunakan mencapai 110 buah.

Ketua KPU Badung Wayan Semara Cipta menunjukkan kotak suara dari kardus yang rusak terendam banjir, Senin (17/12/2018). (Foto: iNews/I Gusti Bagus Alit Sidi W)


Ribuan logistik Pemilu 2019 yang tersimpan di Gudang KPU Badung ini rusak setelah terendam banjir selama tiga jam lebih. Pasalnya, tembok bagian selatan kantor KPU Badung jebol lantaran saluran air yang tertimbun. Jarak tembok dengan gudang logistik yang hanya berjarak 5 meter membuat air dengan cepat meluber hingga setinggi 50 sentimeter (cm).

“Tembok jebol dan airnya menggenangi gudang logistik. Akibatnya, lembaran-lembaran kotak suara berbahan kardus semuanya terendam yang berada di bagian bawah. Terendamnya juga cukup lama, sampai tiga jam lebih,” kata Wayan Semara Cipta, Senin (17/12/2018).

Wayan mengatakan, sebenarnya KPU Badung sudah membuat alas dari aluminium setinggi 30 cm untuk penyimpanan seluruh logistik dari kardus. Ini untuk mengantisipasi logistik terendam banjir karena Badung belakangan sering dilanda hujan deras dan menimbulkan genangan air, termasuk di Kantor KPU Bandung.

“Selama ini kalau hujan, biasanya genangan air di gudang KPU Badung paling tinggi hanya menyentuh lantai saja. Tapi ini kan memang musibah,” katanya.

Kotak suara dari kardus yang terendam banjir tidak bisa digunakan lagi. (Foto: iNews/I Gusti Bagus Alit Sidi W)


Pascabanjir, para komisioner dibantu para pegawai sibuk menyelamatkan tumpukan logistik Pemilu 2019. Mereka terpaksa harus menyortir ulang logistik untuk mengetahui jumlah kotak suara dan bilik suara yang masih bisa dipergunakan maupun yang sudah rusak akibat terendam banjir.

KPU Badung juga berupaya mengamankan logistik yang masih bisa dipergunakan dengan menyimpannya di tempat lebih tinggi. Salah satunya dengan memanfaatkan kotak suara aluminium sebagai alas logistik.

Diketahui, banjir di Kabupaten Badung disebabkan hujan deras yang mengguyur dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah wilayah permukiman di daerah ini dilanda banjir dengan ketinggian bervariasi.

KPU Badung telah mengantisipasi kekurangan ribuan logistik Pemilu 2019 dengan mengajukan pengadaan kotak suara dan bilik suara baru ke KPU Provinsi Bali. Hanya saja kekurangan tersebut tidak bisa langsung diterima karena baru bisa dicairkan menggunakan anggaran tahun 2019.


Editor : Maria Christina