Bencana Longsor di Karangasem Bali, 2 Tewas dan 12 Terluka

Muhamad Rizky, Okezone ยท Senin, 28 Januari 2019 - 09:14 WIB
Bencana Longsor di Karangasem Bali, 2 Tewas dan 12 Terluka

Kondisi rumah I Nengah Suarta, warga Desa Ban, Dusun Jatituhu, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali , yang rusaki akibat diterjang tanah longsor. (Foto: dok BPBD Karangasem)

JAKARTA, iNews.id – Bencana tanah longsor menerjang Desa Ban, Dusun Jatituhu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (27/1/2019) malam. Musibah itu merenggut 2 nyawa dan menyebabkan 12 lainnya menderita luka-luka.

Informasi yang dihimpun berdasarkan laporan BPBD Karangasem, identitas korban meninggal dalam bencana ini yakni Ni Ketut Puspa Wati (28) dan Ni Komang Mertini (19). Seluruh korban tanah longsor sejumlah 14 orang sedang berada di rumah I Nengah Suarta dan menonton televisi saat kejadian.

Tiba-tiba, tebing setinggi 6 meter yang ada di belakang rumah longsor. Terjangan material longsoran itu langsung menimpa rumah tersebut. Seluruh korban terjebak di dalam rumah. Kemudian anak I Nengah Suarta yakni I Komang Andre berhasil keluar dan meminta pertolongan tetangga.

BACA JUGA: 4 Kecamatan di Boalemo Gorontalo Terendam Banjir, 4.987 jiwa Terdampak

Sejumlah warga kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban yang terjebak di dalam rumah. Setelah itu petugas mulai berdatangan ke lokasi dan turut memberi pertolongan.

Usaha pencarian itu berakhir pukul 23.00 wita saat semua korban telah dievakuasi. Korban Ni Ketut Puspa Wati meninggal di lokasi kejadian, sedangkan Ni Komang Mertini dalam penanganan di Puskesmas Kubu I.

Sementara identitas korban luka akibat bencana tanah longsor ini yakni Ketut Sukratawan (30), Ni Wayan Ari (9), I Kadek Arik Wirawan (4), Kadek Jirna (18), Gede Napendra (10 bulan), Kadek Nitasari (7), I Nyoman Andre (12), Nengah Darpa (30), Ni Nyoman Wagi (30), Kadek Sintya (4), I Nengah Suarta (27) dan Ni Nyoman Mariani (25). Ke-12 korban luka ini telah dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Karangasem.

Selain menelan korban jiwa, musibah ini juga menimbulkan kerugian materiel. Yakni rumah semipermanen ukuran 4x5 meter milik I Nengah Suarta yang ambruk (rusak berat) akibat tertimbun material longsoran.


Editor : Donald Karouw