Densus 88 Amankan Ayah dan Anak Terduga Teroris di Bali, Diduga terkait dengan Penusukan Wiranto

Muhammad Muhyiddin, Antara ยท Sabtu, 12 Oktober 2019 - 18:38 WIB
Densus 88 Amankan Ayah dan Anak Terduga Teroris di Bali, Diduga terkait dengan Penusukan Wiranto

Suasana rumah kos dua terduga teroris yang juga ayah dan naka, AT dan ZAI di Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (12/10/2019). (Foto: iNews/Muhyiddin)

DENPASAR, iNews.idDetasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali mengamankan dua terduga teroris di Bali. Keduanya diketahui ayah dan anak, masing-masing berinisial AT dan ZAI, yang juga diduga berteman dengan penusuk Menko Polhukam Wiranto, Syahril Alamsyah alias Abu Rara.

Kedua terduga pelaku telah ditangkap dari tempat kosnya di Jalan Sedap Malam, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Kamis (10/10/2019) dan langsung menjalani pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan, ayah dan anak tersebut diduga berbaiat kepada pimpinan kelompok ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.

“Keduanya adalah bapak dan anak. Densus 88 dan CTOC sedang melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap mereka yang diduga berbaiat kepada Abu Bakar Al Baghdadi,” kata Hengky Widjaja di Denpasar, Sabtu (12/10/2019).

 

BACA JUGA:

Insiden Penusukan Wiranto, Polda Jateng Petakan Jaringan Teroris JAD

Suami Istri Penusuk Wiranto Baru 2 Bulan Lalu Menikah dan Dikenal Tertutup

 

Dari hasil pendalaman, terduga AT diduga memiliki hubungan dekat dengan Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, salah satu pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto saat di Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10/2019). AT dan Abu Rara bergabung dalam satu grup “Menanti Al Mahdi”.

“Dia juga sudah mengetahui niat Abu Rara untuk melakukan amaliyah. Terduga AT juga menyiapkan panah, air soft gun dan sangkur yang diduga untuk amaliyah di Bali,” kata Hengky.

Selain itu, ayah dan anak terduga teroris itu sudah bersiap-siap jika sewaktu-waktu rencana mereka diketahui polisi. Keduanya berencana melakukan perlawanan, hingga membuang bukti seperti laptop dan ponsel ke air.

“AT dan ZAI ini juga sudah merencanakan kalau sewaktu-waktu ditangkap, maka rencananya mereka melakukan perlawanan dan membuang HP dan laptop ke air,” kata Hengky.

Saat ini Densus 88 Antiteror Polri dan tim dari CTOC Polda Bali sedang melakukan pendalaman terhadap kedua orang terduga pelaku terorisme.


Editor : Maria Christina