Diduga Depresi, Bule Mengamuk di Kantor Konsulat Swiss di Denpasar

Bona Jaya ยท Kamis, 31 Januari 2019 - 16:00 WIB
Diduga Depresi, Bule Mengamuk di Kantor Konsulat Swiss di Denpasar

Petugas mengevakuasi WNA asal Swiss yang mengamuk di Konjen Swiss ke RSUP Sanglah, Denpasar Bali, Kamis (31/1/2019). (Foto: iNews/Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.id – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss mengamuk dan mengobrak-abrik di Kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Swiss, Jalan Genitri, Denpasar, Bali, Kamis (31/1/2019). Laki-laki bernama Peter Hugo (69) itu diduga depresi.

Sebuah video amatir yang direkam warga menunjukkan detik-detik saat bule asal Swiss itu mendatangi dan mengobrak-abrik Kantor Konjen Swiss, Kamis siang. Kejadian ini sempat menghebohkan para karyawan.

Belasan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Timur (Dentim) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Denpasar tampak kesulitan mengevakuasi lantaran tubuh bule tersebut besar. Bahkan ada petugas yang mengaku sempat dipukul oleh WNA tersebut.

BACA JUGA:

Mengamuk di Bandara Ketapang, Mahasiswa Ini Ditahan dan Gagal Diwisuda

Pemuda Minum Racun dan Gantung Diri, Keluarga Mengamuk Polisi Olah TKP

Petugas terpaksa mengikat tangan dan kakinya. Selain itu, petugas medis juga menyuntikkan obat penenang agar bisa mengevakuasi laki-laki itu dari Kantor Konjen Swiss.

Saksi mata, Dian Infandri mengatakan, dirinya mengetahui kejadian itu saat salah satu karyawan di Konjen Swiss berteriak meminta tolong karena ada seseorang bule yang mengamuk di dalam kantor. Akhirnya dengan bantuan warga, Polsek Denpasar Timur dan Satpol PP, laki-laki itu dapat dilumpuhkan.

“Mulanya katanya dia di sini karena ada masalah keluarga, trus dia minta tiket pulang ke Swiss. Karena karyawan Konjennya bilang enggak bisa, dia langsung mengamuk. Kaki dan tangan bule itu diikat. Petugas sempat kesulitan lantaran tubuhnya besar dan tinggi,” kata Dian Infandri.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penindakan Satpol PP Kota Denpasar IBP Asirwada mengatakan, petugas terpaksa melumpuhkan WNA Swiss itu dengan injeksi obat bius karena kewalahan menghadapinya. Petugas menduga laki-laki itu mengamuk karena stres.

“Apa masalahnya, kami kurang tahu betul, sepertinya dia stres,” kata IBP Asirwada.

Evakuasi yang memakan waktu sekitar dua jam membuahkan hasil. Bule tersebut akhirnya berhasil dievakusi dan digotong ke mobil ambulans. Selanjutnya dia dibawa menuju RSUP Sanglah untuk pemeriksaan jiwa.


Editor : Maria Christina