Diputuskan, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil Mantan Pacar ke Orang Tuanya

Anak Agung Ari Wiradarma ยท Rabu, 28 November 2018 - 19:18 WIB
Diputuskan, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil Mantan Pacar ke Orang Tuanya

Pelaku penyebaran foto bugil diperiksa di Mapolres Bangli, Bali, Rabu (28/11/2018). (Foto: iNews/Ari Wiradarma)

BANGLI, iNews.id – Seorang pemuda 10 tahun asal Desa Yangapi, Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, menyebar foto bugil mantan pacarnya. Ironisnya, foto tidak senonoh itu tak hanya disebar ke temannya, tapi juga ke orang tua korban. Keluarga korban yang geram akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Bangli, Rabu (28/11/2018).

Pelaku I Gede Tista, melakukannya, sehari setelah diputuskan oleh korban berinisial NWR (19), asal Kelurahan Kawan, Bangli. Keduanya sebelumnya sudah berpacaran selama dua tahun. Akibat perbuatannya, pelaku langsung diamankan polisi, setelah orang tua korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Bangli.


BACA JUGA: Ancam Sebar Foto Bugil Pacar ke Medsos, Pria Beristri Ditangkap Polisi


Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Akbar Eka Putra Samosir memaparkan, pelaku mengirimkan foto telanjang mantan pacarnya ke orang tua korban, dengan harapan mereka bisa kembali berpacaran. Namun, ulahnya tersebut justru membuat keluarga korban marah dan melaporkannya ke polisi.

“Sejak putus, pelaku sudah mengancam mantan pacarnya. Kalau mereka tidak pacaran lagi, dia akan menyebarkan foto telanjang korban ke orang tuanya. Ternyata memang dia menyebarkannya,” kata Akbar Eka Putra Samosir.


BACA JUGA: Anggota DPRD Balikpapan Ditahan akibat Sebar Foto Bugil Selingkuhan


Sementara pelaku I Gede Tista mengaku menyesali perbuatannya. Dia nekat menyebar foto bugil mantan pacara, NWR, karena kecewa dan sakit hati setelah diputuskan oleh korban. “Saya sudah dua tahun pacaran dengan dia,” ujar I Gede Tista.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan dengan Undang-Undang Informasi Teknologi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008. Dia diancam hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.


Editor : Maria Christina