Gunung Agung Kembali Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter

Yunda Ariesta ยท Senin, 10 Juni 2019 - 12:54 WIB
Gunung Agung Kembali Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter

Seorang warga Karangasem, Bali, berswafoto dengan latar belakang Gunung Agung pascaerupsi, Senin (10/6/2019). (Foto: iNews/Yunda Ariesta)

DENPASAR, iNews.id - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, kembali erupsi, Senin (10/6/2019), pukul 12.12 Wita. Tinggi kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak atau 4.142 meter di atas permukaan laut.

Informasi dari Pos Pengamatan Gunung Agung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), lontaran abu vulkanik setinggi 1.000 meter condong ke arah tenggara dan timur laut. Erupsi Gunung Agung terjadi selama 1 menit dengan amplitudo 24 mm, sesuai rekaman di seismogram.


BACA JUGA: Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Ketinggian Kolom Abu Capai 7.000 Meter


Hingga kini, belum ada daerah yang dilaporkan terpapar hujan abu, pascaerupsi Gunung Agung. Gunung Agung juga masih berada status tingkat III atau Siaga.

PVMBG menyarankan warga, pendaki dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya, yang mencakup seluruh area dalam radius 4 kilometer (km) dari kawah puncak Gunung Agung.


BACA JUGA: Gunung Agung Kembali Meletus, Semburkan Kolom Abu Setinggi 2.000 Meter


Sementara itu, momen erupsi Senin siang tadi dimanfaatkan warga Karangasem untuk berswafoto dengan latar Gunung Agung. Apalagi visual Gunung Agung sedang tak tertutup kabut, sehingga terlihat jelas dari Kota Karangasem. Warga mengaku tak takut karena sampai saat ini PVMBG masih menetapkan zona bahaya di radius 4 km dari puncak kawah Gunung Agung.

“Kami merasa biasa saja walaupun Gunung Agung baru erupsi. Soalnya zona bahayanya masih jauh dari sini, makanya di sini jadi tempat rekreasi untuk mengabadikan Gunung Agung saat sedang erupsi,” kata warga Karangasem Mirah Budayani.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelumnya sudah mengimbau kepada warga Karangasem agar membekali diri dengan masker. Jika Gunung Agung erupsi, warga diminta menggunakannya saat beraktivitas di luar rumah. BPBD juga sudah menyiapkan masker di sejumlah titik yang bisa digunakan masyarakat.


Editor : Maria Christina