Hari Raya Nyepi, Akses Internet di Bali Akan Mati Selama 24 Jam

Aris Wiyanto ยท Selasa, 05 Maret 2019 - 16:29 WIB
Hari Raya Nyepi, Akses Internet di Bali Akan Mati Selama 24 Jam

Umat Hindu Bali melaksanakan melasti, upacara penyucian diri untuk menyambut Hari Raya Nyepi. (Foto: iNews/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id – Layanan internet di Provinsi Bali akan dimatikan selama 24 jam saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi, Kamis besok (7/3/2019). Langkah ini diharapkan bisa membuat umat Hindu semakin khusyuk dalam melaksanakan catur brata penyepian.

Penghentian sementara akses internet di Bali dimulai pada Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada Kamis (7/3/2019) pukul 06.00 Wita hingga Jumat (8/3/2019) pukul 06.00 Wita.

Hal ini merupakan keputusan bersama Majelis Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali. Lembaga ini menyerukan agar seluruh penyelenggara telekomunikasi yang menyediakan layanan internet menghentikan layanannya selama Nyepi di Bali.

“Hasil kesepakatan kami, akses internet dimatikan sementara selama 24 jam, kecuali di beberapa titik yang memang sangat membutuhkan jaringan internet seperti Kepolisian, bandara, dan rumah sakit,” kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) I Gusti Ngurah Sudiana, Selasa (5/3/2019).

BACA JUGA:

Jelang Perayaan Nyepi, Pengurus PHDI Bertemu Presiden Jokowi

Ribuan Umat Hindu Bali Ikuti Upacara Melasti Jelang Hari Raya Nyepi

I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, dengan menghentikan sementara layanan internet, umat Hindu Bali bisa melaksanakan Nyepi dengan khidmat. Terutama ibadah catur brata penyepian yang salah satunya amati lelanguan atau tidak mendengarkan hiburan.

Selain itu, hal ini juga bisa mencegah mencegah munculnya berita-berita hoaks atau penyalahgunaan media sosial, yang akan mengganggu kerukunan dan persaudaraan umat Hindu dengan umat beragama lainnya.

Dia mengatakan, seruan pemutusan layanan sementara internet di Bali selama Nyepi ini telah diajukan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Seluruh layanan internet akan dimatikan kecuali di sejumlah objek vital seperti bandara, kantor polisi, dan rumah sakit.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Menteri Kominfo yang telah menindaklanjuti masalah penonaktifan akses internet selama Nyepi sehingga Nyepi itu benar-benar tanpa internet,” ujarnya.

Diketahui, Menteri Kominfo telah mengeluarkan surat edaran Nomor 3 Tahun 2019 tentang Imbauan untuk Melaksanakan Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019.

Dalam surat edaran itu, Direktur Telekomunikasi Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Firmansyah Lubis atas nama Menteri Kominfo meminta agar seluruh penyelenggara telekomunikasi mendukung sekaligus melaksanakan seruan bersama.


Editor : Maria Christina