Ibu Pembunuh 3 Anak Kandung di Gianyar Bali Divonis 4,5 Tahun Penjara

Nyoman Astana ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 14:31 WIB
Ibu Pembunuh 3 Anak Kandung di Gianyar Bali Divonis 4,5 Tahun Penjara

Terdakwa saat berunding dengan penasehat hukum atas putusan majelis hakim. (Foto: iNews/I Nyoman Astana)

GIANYAR, iNews.id – Masih ingat kasus ibu bunuh tiga anak kandung dan selanjutnya melakukan percobaan bunuh diri atas dirinya di Gianyar, Bali, pada Februari 2018 silam. Pengadilan Negeri (PN) Gianyar melangsungkan sidang putusan atas kasus tersebut, Selasa (9/10/2018) pagi.

Dalam sidang itu, terdakwa Ni Luh Putu Septyan Parmadani dinyatakan bersalah. Dia divonis hukuman 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta. “Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama empat tahun dan enam bulan,” ucap Ketua Majelis Hakim saat membacakan putusan di persidangan tersebut.

Hukuman yang diterimanya jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Dalam sidang sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan kurungan 19 tahun penjara.


Berdasarkan sejumlah pertimbangan, majelis hakim mengarahkan pada pengenaan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Hakim berpendapat, dakwaan primer JPU dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, tidak memenuhi unsur.

Selama sidang dan pembacaan putusan terdakwa tampak hanya tertunduk pasrah. Dia juga sempat berunding dengan penasehat hukum dan menerima putusan tersebut. Sementara JPU masih menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim.


BACA JUGA:

Ini Kronologi Aksi PNS yang Racuni 3 Anaknya hingga Tewas di Gianyar

Begini Pengakuan Mengejutkan Ibu di Gianyar Membunuh 3 Anak Kandungnya


“Kami masih akan pelajari putusan itu secara utuh dan menyeluruh. Soal perbedaan pasal yang dikenakan itu biasa. Secepatnya kami akan ambil sikap,” kata JPU Echo Aryanto.

Sementara penasehat hukum terdakwa Made Somya Putra menilai putusan hakim sangat menyeluruh. Terdakwa menyesali perbuatan telah menghilangkan nyawa ketiga anak kandungnya. “Jangan lima tahun, tujuan awalnya terdakwa juga mati namun gagal dalam percobaan bunuh diri,” kata Made.

Selain menjalani pidana penjara, pihak penasehat hukum dan keluarga pun mengakui masih memiliki tugas berat, yakni memulihkan luka-luka psikis yang dihadapi terdakwa.

Diketahui, kasus ini sempat mengebohkan Pulau Dewata. Terdakwa Putu Septyan, menghabisi nyawa tiga anaknya yang masih kecil hanya lantaran masalah keluarga. Ketiga korban masing-masing Ni Putu Diana Mas Pradnya Dewi (6), I Made Mas Laksmana Putra (4) dan I Nyoman Mas Kresna Dana Putra (2). Setelah itu terdakwa melakukan percobaan bunuh diri di lokasi yang sama, di Dusun Palak, Desa Sukawati, Gianyar, namun berhasil dievakuasi selamat pada 21 Februari 2018 silam.


Editor : Donald Karouw