Jenazah Tertukar di Bali, Pihak Rumah Sakit Datangi Keluarga untuk Minta Maaf

I Gusti Bagus Alit Sidi W ยท Senin, 02 September 2019 - 19:15 WIB
Jenazah Tertukar di Bali, Pihak Rumah Sakit Datangi Keluarga untuk Minta Maaf

Keluarga menunjukkan foto I Nyoman D yang jenazahnya sempat tertukar saat akan dikremasi di Banjar Babakan Kangin, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Senin (2/9/2019). (Foto: iNews/Bagus Alit)

BADUNG, iNews.id - Kasus jenazah tertukar saat hendak proses kremasi di Krematorium Santha Yana, Denpasar, viral di media sosial. Pihak RSU Mangusada Badung berinisiatif meminta maaf dengan mendatangi langsung rumah duka.

Dirut RSU Mangusada Badung, dr I Nyoman Gunarta, memimpin kedatangan pihak rumah sakit ke rumah duka di Banjar Babakan Kangin, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi.

"Kami meminta maaf atas kekeliruan dan ketidakcermatan petugasnya sehingga peristiwa jenazah tertukar sampai terjadi," kata I Nyoman Gunarta, Senin (9/2/2019).

Selain kesalahan pemasangan label pada jenazah, kata dia, petugas juga melakukan kesalahan prosedur yakni tidak mengecek ulang kebenaran jenazah tersebut.

BACA JUGA: Jenazah Tertukar saat Hendak Dikremasi Hebohkan Warga Bali

Masalah ini menjadi pembelajaran bagi pihak rumah sakit untuk mengevaluasi dan membenahi pelayanan, khususnya di ruang jenazah. Diharapkan, hal seperti ini tidak sampai terulang kembali.

"Harus ada pengecekan akhir saat proses pemindahan dari kamar jenazah menuju mobil jelang prosesi kremasi atau pembakaran jenazah," ujar dia.

Sementara pihak keluarga almarhum enggan memperpanjang masalah tersebut. Mereka justru mengaku berterima kasih karena pihak rumah sakit bersedia menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Keponakan Almarhum I Nyoman D, I Nyoman Suenden mengatakan, pihaknya baru tahu bahwa jenazah keluarganya itu tertukar saat hendak upacara kremasi.

"Ternyata jenazahnya masih tersimpan di freezer, hanya saja label nama atas nama I Nyoman 1. Setelah jenazah ditukar, keluarga fokus ke proses ngaben," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal