Kapal Sri Mulyo Tenggelam, 10 ABK Terapung 10 Jam di Perairan Madura

Aris Wiyanto ยท Rabu, 06 Februari 2019 - 16:04 WIB
Kapal Sri Mulyo Tenggelam, 10 ABK Terapung 10 Jam di Perairan Madura

Para ABK KM Sri Mulyo dibawa ke Pelabuhan Benoa Denpasar, Bali, setelah kapal mereka tenggelam di Perairan Madura, Jatim, Rabu (6/2/2019). (Foto: iNews/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id – Sepuluh anak buah kapal (ABK) Kapal KM Sri Mulyo ditemukan terapung-apung di tengah laut setelah kapal mereka tenggelam di Perairan Madura, Jawa Timur (Jatim), Rabu (6/2/2019). Seluruh nelayan yang berasal dari Kabupaten Lamongan dalam kondisi selamat.

Mereka diselamatkan kapal kargo berbendera Singapura, Kapal MV Greyman yang hendak menuju Australia. Kapal tersebut selanjutnya mengevakuasi para nelayan ke Pelabuhan Benoa, Bali, dalam kondisi selamat. Tim Basarnas Denpasar selanjutnya mengevakuasi para ABK ke dermaga timur Pelabuhan Benoa.

Menurut para ABK, mereka awalnya berangkat dari Pelabuhan Brondong, Lamongan, Jawa Timur, untuk berlayar mencari ikan. Namun, kapal mengalami mati mesin dan tenggelam di Perairan Madura.

BACA JUGA:

3 Korban Kapal Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Tewas, 9 Hilang

11 Jenazah TKI Korban Kapal Tenggelam Ditemukan di Selat Malaka

Mereka sempat terapung-apung dalam kondisi lemas di tengah laut selama 10 jam. Kapal KM Sri Mulyo yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan akhirnya tenggelam di Perairan Madura, pukul 16.30 WIB, Selasa kemarin (5/2/2019).

“Kapal mati mesin, bocor, dan mulai tenggelam jam 06.00 WIB kemarin,” kata salah seorang ABK, Suyoto.

Mereka menyelamatkan diri dengan berusaha tetap terapung menggunakan jeriken dan puing kapal. Kondisi ini berlangsung hingga 10 jam sampai akhirnya Kapal MV Greyman melintas di lokasi tersebut dan menyelamatkan mereka. Kesepuluh nakhoda dan ABK kapal pun dievakuasi ke Pelabuhan Benoa Bali.

Sementara Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Denpasar, IB Surya Wirawan membenarkan, ke-10 ABK KM Sri Mulyo ditemukan Selasa (6/2/2019), pukul 16.00 WIB. “Kapal MV Greyman selanjutnya membawa mereka ke Pelabuhan Benoa,” kata IB Surya Wirawan.

Setelah sampai di Pelabuhan Benoa, Tim SAR Basarnas, TNI AL, SAR Sabhara Polda Bali, dan KPLP Pelabuhan Benoa mengevakuasi para ABK. Ke-10 ABK KM Sri Mulyo kemudian dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk pemeriksaan kondisi kesehatan.


Editor : Maria Christina