Kejam, Pria di Denpasar Injak Anak Pacar hingga Tulang Paha Patah

Indira Arri ยท Jumat, 29 November 2019 - 22:26 WIB
Kejam, Pria di Denpasar Injak Anak Pacar hingga Tulang Paha Patah

Ilustrasi penganiayaan anak. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, iNews.id - Seorang batita di Denpasar, Bali, berinisial KMW (2,5) menjadi korban kekerasan yang dilakukan pacar ibunya berinisial AJ (22). Paha korban mengalami patah tulang karena diinjak pelaku.

Kakek korban, M Ali Wijawa mengatakan selain patah tulang, cucunya juga mengalami bengkak di kepala bagian belakang, memar di punggung, luka di alat kelamin dan bekas cekikan di leher. Korban saat ini mengalami trauma berat dan dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, Bali.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi Jumat (22/11/2019) pekan lalu. Awalnya ibu korban, KDR, membawa anaknya ke kos pacarnya di wilayah Teuku Umar Barat, Denpasar.

KDR lalu menitipkan anaknya kepada kekasihnya sementara dia mengantar adiknya kembali pulang. Saat itulah korban dianiaya oleh pelaku.

BACA JUGA: Kekejian Ayah Pembunuh Bayi Kandung di Ngawi, Korban Dipukul Berkali-kali di Gendongan

Sementara di rumah, nenek korban sempat bertanya pada adik KDR tentang keberadaan cucunya. Adik KDR mengatakan jika KMW sedang berada di kos pacar kakaknya.

Mengetahui cucunya berada di kos pacar anaknya, nenek KMW tidak senang dan akhirnya menjemputnya. Saat sampai, pintu kos pelaku dalam keadaan tertutup.

Nenek korban lantas menggedor pintu dan dibuka oleh pelaku. Saat itu korban sedang terbaring di kasur namun tidak tidur.

Saat digendong, korban malah menangis kesakitan. Paha korban terlihat sudah membengkak dan ditemukan ada banyak bekas luka di tubuhnya.

BACA JUGA: Ayah di Ngawi Aniaya Bayinya hingga Tewas karena Kesal Dilarang Istri Kerja di Luar Kota

“Pas digendong itu korban menangis dan pahanya bengkak, mungkin merasa kesakitan,” kata Ali.

Nenek korban marah melihat kondisi cucunya lantas menanyai anak dan juga pacarnya. Pelaku mengaku jika korban terjatuh dan tak sengaja terinjak olehnya.

Pengakuan pelaku tidak begitu saja dipercaya. Nenek korban mengancam akan melaporkan ke polisi jika terjadi sesuatu pada cucunya.

“Saya berharap pelaku dihukum atas perbuatannya,” katanya.

BACA JUGA: Balita Tewas Dianiaya Ayah Tiri di Malang, Polisi: Pelaku Emosi Korban Buang Air Kecil Sembarangan

Sementara menurut Kanit PPA Satreskrim Polresta Denpasar, AKP Josina Lambiombir mengatakan pihaknya tengah mendalami kasus penganiayaan terhadap anak tersebut.

“Patah di kaki korban akibat diinjak pelaku dan itu sudah diakui,” katanya.

Kepada polisi, pelaku mengaku, korban menangis saat ditinggal ibunya. Saat itu pelaku tidak dapat menenangkannya.

Pelaku yang marah lantas menganiaya korban hingga mengalami patah tulang dan sejumlah luka di tubuhnya.


Editor : Umaya Khusniah