Ketagihan Bobol Sekolah, 2 Pencuri di Jembrana Bali Akhirnya Ditangkap Polisi

Nyoman Sudika ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 09:25 WIB
Ketagihan Bobol Sekolah, 2 Pencuri di Jembrana Bali Akhirnya Ditangkap Polisi

Polisi menangkap 2 pelaku pembobol sekolah di Jembrana Bali. (Foto: iNews/Nyoman Sudika).

JEMBRANA, iNews.id - Dua pemuda di Kabupaten Jembrana, Bali, membobol sekolah dan membawa kabur laptop serta uang yang disimpan di alam celengan sekolah. Mereka mengaku nekat mencuri karena alasan ekonomi.

Kedua pelaku, I Putu Oktavian (21) dan M Haris Fadilah (19), ditangkap polisi atas dugaan pencurian tersebut. Mereka melakukan aksinya dua kali di SD wilayah Jembrana pada September lalu.

"Di TKP pertama itu mereka mencuri satu unit laptop. Sedangkan di tempat kedua, mereka mengambil tiga unit laptop dan sebuah celengan sekolah," kata Kapolres Jembrana, I Ketut Gede Adi Wibawa, Selasa (8/10/2019).

BACA JUGA: Residivis Perempuan Pembobol Rumah Kembali Diamankan Polisi di Kendal

Dia mengatakan, TKP pertama berada di SDN 4 Dauh Waru dengan taksiran kerugian Rp7 juta. Sedangkan tempat keduanya berada di SDN 2 Sangkaragung, pihak sekolah melaporkan mengalami kerugian hingga Rp24 juta.

Mereka melakukan aksi pencurian ini pada waktu yang berbeda-beda. Dari pengakuan para tersangka, aksi di SDN 4 Dauh Waru berlangsung pada 8 September, sedangkan di SDN 2 Sangkaragung pada 11 September.

Keduanya mengaku, kembali membobol sekolah lantaran pada aksi pertama, mereka dapat beraksi secara mulus. Bahkan setelah beberapa hari, tidak ada aktivitas pelaporan ke polisi dari sekolah tersebut.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Polisi Tangkap Maling Pembobol Rumah di Medan

Atas pengalaman tersebut, mereka kembali beraksi di sekolah lain. Namun kali ini barang yang berhasil mereka bawa kabur lebih banyak, dan pihak sekolah mengalami kerugian besar, hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.

"Dua tersangka ini mencuri karena motif ekonomi," ujar dia.

Modus keduanya, kata Kapolres, membuka paksa ruang guru dan laci. Niatnya, mereka akan menjual empat laptop hasil curian tersebut, namun polisi lebih dulu mendapati para pelaku sebelum menjual barang-barang tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal