Kondisi Bocah 2,5 Tahun yang Dianiaya Pacar Ibunya di Denpasar Berangsur Membaik

Indira Arri ยท Senin, 02 Desember 2019 - 18:47 WIB
Kondisi Bocah 2,5 Tahun yang Dianiaya Pacar Ibunya di Denpasar Berangsur Membaik

Ali Wijaya menjaga cucunya KMW yang dirawat di RSUD Sanglah Denpasar, Bali, Senin (2/12/2019). Kondisi KMW yang dianiaya pacar ibunya sudah semakin membaik. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id – Kondisi bocah malang berinisial KMW (2,5), yang patah kaki dan luka-luka karena dianiaya pacar ibunya AJ (22), berangsur membaik. Saat ini, anak perempuan telah mulai dapat diajak berkomunikasi.

Saat ditemui pada Senin (2/12/2019), balita cantik tersebut juga sudah mau bernyanyi. Dia asyik bermain dengan boneka mainannya, seolah lupa dengan peristiwa menyakitkan yang dia alami pada Jumat pekan lalu (29/11/2019).

Kakek korban, Ali Wijaya mengatakan, keluarga bersyukur karena kondisi KMW sudah membaik, baik fisik dan psikologinya. Di tubuhnya memang masih ditemukan sejumlah bekas penganiayaan, tapi sudah jauh berkurang dibandingkan saat baru dibawa ke rumah sakit.

“Kondisinya, traumanya sudah berkurang, sudah mendingan lah dari kemarin-kemarin. Sudah bisa diajak komunikasi. Di paha masih ada bekas biru, tapi sudah berkurang sekarang, enggak separah kemarin-kemarin,” kata Ali.

 

BACA JUGA:

Kejam, Pria di Denpasar Injak Anak Pacar hingga Tulang Paha Patah

Kekerasan terhadap Batita di Denpasar, Korban Dianiaya agar Berhenti Menangis

 

Ali mengatakan, hari ini telah dilakukan rontgen untuk mengetahui kondisi tulang kaki KMW. Selanjutnya, besok tim dokter berencana akan memasangkan gips pada kaki KMW. “Setelah nanti kakinya digips, mungkin kami sudah bisa membawa dia pulang dan selanjutnya berobat jalan,” ujar Ali.

Diberitakan sebelumnya, KMW menjadi korban penganiayaan yang dilakukan kekasih dari ibu korban AJ. Akibat penganiayaan itu, KMW mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Paha korban mengalami patah tulang karena diinjak pelaku. Kejadian itu juga mengakibatkan trauma mendalam pada korban.

Kejadian berawal saat korban yang takut dengan pelaku, menangis saat terbangun dari tidur. KMW hanya berdua dengan pelaku sementara ibunya sedang pulang ke rumah mengantarkan adiknya.

Pelaku bermaksud menenangkan korban agar berhenti menangis namun gagal. AJ akhirnya jengkel dan memukul korban, lalu menginjak pahanya hingga patah tulang. Korban harus menjalani operasi tulang di RSUD Sanglah, Denpasar. Di tubuhnya juga ditemukan memar di beberapa bagian tubuh, luka bekas kuku di leher, dan memar di sekitar kemaluan.


Editor : Maria Christina