Luput dari Pengawasan, Balita di Klungkung Terjatuh ke Sumur Kering Sedalam 14 Meter

I Gede Juli Arsana ยท Sabtu, 02 November 2019 - 12:19 WIB
Luput dari Pengawasan, Balita di Klungkung Terjatuh ke Sumur Kering Sedalam 14 Meter

Balita yang jatuh ke dalam sumur di Klungkung, Bali, Jumat (1/11/2019) mendapat perawatan di rumah sakit. (Foto: iNews.id/I Gede Juli Arsana)

KLUNGKUNG, iNews.id – Seorang balita di Banjar Tulang Nyuh, Desa Tegak, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali jatuh ke dalam sumur kering yang memiliki kedalaman 14 meter. Korban berhasil selamat meski dalam kondisi luka dan lemas akibat gas beracun di dalamnya.

Awalnya balita bernama Ni Komang bermain di sekitar sumur, Jumat (1/11/2019) sore. Orang tuanya yang juga berada di sekitar sumur lengah dan tidak mengetahui jika anaknya sudah terjatuh di dalam sumur.

Mereka baru menyadari saat mendengar suara benda jatuh disusul suara tangis Ni Komang dari dalam sumur.

Dari keterangan Kepala Pelaksanan BPBD Klungkung, Putu Widiada, berdasar keterangan orang tuanya, balita tersebut memang sedang bermain di sekitar sumur.

BACA JUGA: Ayah dan Anak di Cimahi Berhasil Dievakuasi Usai Terjebak di Sumur

“Orang tuanya sedang mengobrol dengan tetangganya sampai tiba-tiba terdengar suara benda jatuh dan suara tangisan,” kata Putu, Jumat (1/11/2019).

Mengetahui anaknya jatuh ke dalam sumur, ayah korban Made Setiawan dibantu warga lantas berusaha menyelamatkan anak tersebut dengan tali seadanya. Namun saat mengetahui talinya kurang panjang, warga akhirnya menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung.

Petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan membantu penyelamatan balita tersebut. Ayah korban kembali turun dan mengikat badan anaknya dengan handuk agar dapat ditarik ke atas.

BACA JUGA: Hilang sejak Sore, Nenek 67 Tahun di Kulonprogo Jatuh ke Dalam Sumur

Sampai di permukaan, balita tersebut sudah lemas dan pingsan. “Kami langsung membawa balita tersebut ke rumah sakit, di tengah jalan balita tersebut sadar dan menangis,” kata Made Setiawan.

Balita tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung untuk mendapatkan perawatan. “Kepalanya benjol, sementara dada, tangan dan kaki mengalami luka gores,” kata ayah korban.


Editor : Umaya Khusniah