Merasa Dilecehkan, Istri Polisi di Bali Laporkan Suaminya ke Provost

Sindonews ยท Jumat, 26 April 2019 - 11:29 WIB
Merasa Dilecehkan, Istri Polisi di Bali Laporkan Suaminya ke Provost

Ilustrasi pelaporan pelaku pelecehan. (Foto: Dok iNews).

DENPASAR, iNews.id - Seorang wanita yang mengaku sebagai istri polisi melaporkan suaminya ke Provost Polresta Denpasar. Oknum anggota Polsek Denpasar Timur itu diduga menyuruh wanita tersebut menggugurkan kandungannya.

Oknum polisi tersebut, Aiptu IPS, disebut telah menikah sirri dengan pelapor, TO. Namun, dia merasa kecewa karena saat tengah hamil anak IPS, kandungannya malah minta digugurkan.

"Dia (IPS) minta gugurin kandungan karena takut anak yang saya kandung ini nanti lahir perempuan," ujar TO saat melapor ke Provos Polresta Denpasar, Jumat (26/4/2019).

TO menceritakan awal pertemuan dirinya dengan Aiptu IPS di kafe milik oknum polisi tersebut. Keduanya saling suka dan menikah secara adat di Karangasem, kediaman Aiptu IPS.

BACA JUGA: Selidiki Kasus Bocah Keracunan Cokelat, Polisi Akan Autopsi Korban

Setelah menikah, barulah masalah muncul. Selain memaksa agar TO menggugurkan kandungannya, IPS juga kerap berbuat kasar kepada istri sirri itunya.

Mirisnya, TO mengaku pernah dipaksa berhubungan intim dengan IPS, namun disaksikan anak buah oknum polisi tersebut. Di sanalah TO merasa dilecehkan suaminya sendiri.

"Merasa sakit hati dan dilecehkan, belakangan saya baru tahu kalau dia (IPS) beristri tiga," ujarnya.

Sementara kuasa hukum korban, Siti Sapurah mengatakan, kliennya merasa dibohongi oleh Aiptu IPS yang ternyata beristri tiga, sehingga melaporkan Aiptu IPS ke Polresta Denpasar.

"Saya sudah tanya ke bagian provost katanya sudah diperiksa dan berkas juga sudah diserahkan ke Polda. Jadi tinggal nunggu sidang," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal