Pascaerupsi Gunung Agung, 6 Kabupaten di Bali Terdampak Hujan Abu

Yunda Ariesta ยท Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:41 WIB
Pascaerupsi Gunung Agung, 6 Kabupaten di Bali Terdampak Hujan Abu

Pekerja dan para pengunjung di objek wisata Pura Besakih memakai masker untuk mengantisipasi dampak hujan abu akibat erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (25/5/2019). (Foto: iNews/Yunda Ariesta)

KARANG ASEM, iNews.id – Erupsi Gunung Agung dengan kolom abu setinggi 2.500-3.000 meter pada Jumat malam (24/5/2019), membuat beberapa wilayah di enam kabupaten di Bali terdampak hujan abu. Enam kabupaten itu, yakni Karangasem, Gianyar, Bangli, Denpasar, Tabanan, dan Badung.

Dari pantauan iNews, Sabtu (25/5/2019), salah satu kawasan terdampak hujan abu di Pura Besakih, di Kabupaten Karangasem. Hujan abu dengan intensitas tipis dan tebal bercampur pasir tampak menyelimuti objek wisata yang berjarak 6 kilometer (km) dari puncak kawah Gunung Agung.

Kawasan ini terpapar hujan abu pada Jumat malam, sesaat setelah erupsi Gunung Agung. Hingga Sabtu siang, pasir kecil masih menyelimuti jalan raya, perumahan warga serta areal Pura Besakih.


BACA JUGA: Gunung Agung Kembali Meletus dan Bergemuruh Malam Ini


Kondisi pasir yang cukup tebal di jalan raya membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Warga juga harus mengenakan kaca mata serta masker karena pasir yang bertebaran rentan mengenai mata dan terhirup.

Meskipun terpapar hujan abu, aktivitas persembahyangan di Pura Besakih masih berjalan normal. Beberapa wisatawan masih terlihat berkunjung ke pura terbesar di bali ini.


BACA JUGA: Pascaerupsi Jumat Malam, Gunung Agung Alami Deflasi dan Akan Sering Meletus


Manajer Mo Besakih, Wayan Ngawit mengungkapkan, mengantisipasi bahaya abu vulkanik, pihaknya telah menyiagakan masker untuk para wisatawan. Mereka juga berencana akan melakukan pembersihan dengan menyemprotkan air di sekitar jalan raya menuju objek wisata.

“Kami sudah menyediakan masker dan membagikannya kepada para wisatawan yang berkunjung. Kami menyediakannya di beberapa pos,” kata Wayan Ngawit.

Sementara wisatawan mengaku masih merasa aman kendati Pura Besakih berada di radius 6 km dari puncak kawah Gunung Agung. Seperti yang disampaikan wisatawan asal Spanyol, Aitor. Sebelumnya, dia sudah mendapat informasi objek wisata itu masih aman dikunjungi. “Saya merasa aman-aman aja,” katanya.


Editor : Maria Christina