Penganiayaan Batita oleh Pacar Ibu di Denpasar, Polisi Selidiki Indikasi Pelecehan Seksual

Indira Arri ยท Sabtu, 30 November 2019 - 13:21 WIB
Penganiayaan Batita oleh Pacar Ibu di Denpasar, Polisi Selidiki Indikasi Pelecehan Seksual

JA (22) pelaku penganiayaan pada batita KMW (2,5) yang merupakan anak pacarnya di Denpasar. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id – Tim penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar akan mendalami dugaan pelecehan seksual kepada bayi tiga tahun (batita) KMW (2,5) yang dianiaya pacar ibunya, JA (22). Pasalnya selain mengalami patah tulang paha dan beberapa luka di tubuhnya, ada memar di sekitar kemaluan korban.

Hal ini disampaikan oleh Kanit PPA Satreskrim Polresta Denpasar, AKP Josina Lambiombir, Jumat (30/11/2019). “Kami akan mengecek hasil visum korban untuk mendalami indikasi ini,” katanya.

Selain melalui hasil visum dokter, polisi juga akan meminta keterangan dari korban. Namun hal ini tidak dapat dilakukan saat ini mengingat korban masih dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar Bali.

Sebelumnya, seorang batita di Denpasar, Bali, berinisial KMW (2,5) menjadi korban kekerasan yang dilakukan pacar ibunya berinisial AJ (22). Paha korban mengalami patah tulang karena diinjak pelaku.

BACA JUGA: Anak Perempuan yang Disiksa Ibu di Simalungun Kini Tinggal dengan Ayah Tiri, Pelaku Kabur

Korban yang takut dengan pelaku menangis saat terbangun dari tidur. KMW hanya berdua dengan pelaku sementara ibunya sedang pulang ke rumah mengantarkan adiknya.

Pelaku bermaksud menenangkan korban agar berhenti menangis namun gagal. Hingga akhirnya dia jengkel dan memukul korban dan menginjak paha hingga patah tulang.

Selain patah tulang, korban juga mengalami memar di beberapa bagian tubuhnya, lupa bekas kuku di leher, dan memar di sekitar kemaluan. Akibatnya korban harus menjalani operasi tulang di RSUD Sanglah, Denpasar.


Editor : Umaya Khusniah