Pimpinan Panti Asuhan di Buleleng Diduga Cabuli Anak Asuhnya

Pande Wismaya ยท Selasa, 18 Juni 2019 - 13:21 WIB
Pimpinan Panti Asuhan di Buleleng Diduga Cabuli Anak Asuhnya

Lokasi panti asuhan di Buleleng yang pimpinannya diduga telah mencabuli anak asuhnya. (Foto: iNews/Pade Wismaya).

BULELENG, iNews.id - Pimpinan panti asuhan di Kabupaten Buleleng, Bali, diduga telah mencabuli anak asuhnya sejak beberapa tahun terakhir. Korban terpaksa melayani nafsu bejat pelaku karena khawatir akan dikeluarkan dari panti tersebut.

Korban bunga (16) mengaku sudah beberapa kali disetubuhi pelaku. Aksinya biasa dilakukan pada malam hari saat penghuni panti sedang tidur.

"Sudah lama, saya tidak berani cerita karena takut dikeluarkan," kata korban dalam pengakuannya kepada Lembaga Pemerhati Masyarakat Buleleng, Selasa (18/6/2019).

Kalau sampai dikeluarkan, kata dia, akan menjadi masalah besar. Apalagi keluarganya memang hidup serba kekurangan, sehingga dia terpaksa mengikuti kemauan pelaku.

BACA JUGA: Gara-Gara Film Porno, Pria di Gresik Cabuli Bocah TK

Pimpinan panti asuhan, K (50), diduga telah melakukan perbuatan asusila di dalam panti asuhan wilayah Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Perwakilan dari Lembaga Pemerhati Masyarakat Buleleng, Gede Angasti mengatakan, telah mendapatkan informasi ini. Pihaknya akan mengawal proses hukum ke Mapolres Buleleng agar pelaku dapat diproses hukum.

"Kami akan optimal menangani kasus pelecehan ini. Mereka ini anak panti asuhan yang tidak punya orang tua," ujar dia.

Dia mengajak saksi yang mengetahui kasus ini untuk melaporkan kasus tersebut. Dengan begitu, polisi bisa segera mengamankan pelaku supaya ada kepastian hukum.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Marbot Cabuli 8 Santri di Lampung Barat

Menurut Gede, kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur dan juga anak panti tersebut sangat merusak mental korban. Hingga kini, korban masih merasa syok atas dugaan kasus yang menimpanya, apalagi dilakukan pimpinan panti.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, kasus dugaan pencabulan anak panti asuhan tersebut kini masih dalam proses penyelidikan Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng. Polisi juga masih mendalami keterangan korban dan saksi.

"Langkah-langkah penyelidikan sedang dilakukan, apa benar ada atau tidak, kami sedang minta keterangan korban dan saksi lainnya," kata Gede.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal