Ruang Genset Telkom Singaraja Buleleng Terbakar, Layanan Telkomsel dan Indihome Terganggu

Pande Wismaya ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 17:32 WIB
Ruang Genset Telkom Singaraja Buleleng Terbakar, Layanan Telkomsel dan Indihome Terganggu

Garis polisi yang terpasang dalam ruang penyimpanan genset Telkom Singaraja di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. (Foto: iNews/Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.idKebakaran terjadi di ruang penyimpanan genset milik Telkom Singaraja di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Selasa (3/12/2019) siang. Kobaran api dengan cepat dikendalikan petugas pemadam kebakaran (damkar) sebelum menjalar ke ruangan lain.

Informasi yang dirangkum iNews, kebakaran terjadi pukul 12.50 Wita. Api pertama kali terlihat dari dalam ruang genset di areal Kantor Telkom Singaraja.

Kejadian bermula saat genset dihidupkan untuk menggantikan suplai listrik PLN yang terputus. Setelah pasokan listrik kembali normal, genset dimatikan. Namun tak berselang lama timbul kepulan asap dari ruangan tersebut hingga karyawan berhamburan untuk menyelamatkan peralatan kantor.

BACA JUGA: Kebakaran di Pasar TPO Tanjung Balai, Ratusan Kios Pakaian Bekas Dilalap Api

Awalnya api berusaha dipadamkan dengan alat pemadam ringan, akan tetapi kobarannya terus membesar. Akhirnya tiga armada damkar datang dan langsung menyiram lokasi kebakaran sebelum merembet.

“Untuk penyebab kebakaran kami belum tahu, biar itu ranah petugas. Ruangan yang terbakar itu tempat penyimpanan genset,” ujar GM wilayah Telkom Singaraja Bonifatius Hendrianto, Selasa (3/12/2019).

Menurutnya, genset dan jaringan listrik ini bekerja saling bergantian. Jika listrik PLN mati, maka otomatis genset akan menyala, begitupun sebaliknya.

“Iya jadi ruangan genset untuk backup seandainya listrik PLN mati. Akibat kebakaran ini, layanan pelanggan Telkomsel dan Indihome daerah sekitar sini terganggu. Untuk yang di sekitar sini ya,” katanya.

Pantauan di lokasi, anggota Polres Buleleng telah memasang garis polisi di sekitar TKP kebakaran. Belum diketahui niai kerugian yang ditimbulkan, namun dipastikan tak ada korban dalam kejadian ini.


Editor : Donald Karouw