Soal Pemeriksaan Maria Ozawa, Ini Kata Imigrasi Denpasar

Aris Wiyanto, Bona Jaya ยท Rabu, 07 November 2018 - 17:27 WIB
Soal Pemeriksaan Maria Ozawa, Ini Kata Imigrasi Denpasar

Maria Ozawa memberi keterangan kepada wartawan usai diperiksa di Kantor Imigrasi Denpasar, Bali, Rabu dini hari (7/11/2018). (Foto: iNews/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id – Imigrasi Kelas 1 Denpasar Bali memastikan hasil pemeriksaan mantan bintang film porno asal Jepang, Maria Ozawa, tidak ada pelanggaran keimigrasian. Perempuan yang juga dikenal dengan sebutam Miyabi itu sudah pulang ke negaranya Jepang, Rabu tadi pagi (7/11/2018).

Maria Ozawa didatangi petugas Imigrasi saat menghadiri pesta ulang tahun temannya DJ Barbie Nouva, di salah satu vila di Denpasar. Dia kemudian diminta datang ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Denpasar, Bali, untuk menjalani pemeriksaan.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Sarana Komunikasi Imigrasi Kelas 1 Denpasar, Bagus Aditya Nugraha Suharyono mengatakan, petugas memeriksa Maria Ozawa terkait laporan masyarakat terhadap kegiatan salah satu warga asing di sebuah vila di Denpasar. Namun, petugas tidak menemukan pelanggaran Imigrasi yang dilakukan Maria Ozawa.

“Jadi, bukan ditangkap ya, tapi kami mintai keterangan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Denpasar tentang kegiatan dan keberadaannya selama di Bali, khususnya di Denpasar. Jadi memang betul, pada tanggal 6 November 2018, tepatnya pukul 23.00, kami minta datang untuk datang ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Denpasar,” papar Bagus.


BACA JUGA: Maria Ozawa Kecewa Diperiksa Imigrasi Bali saat Hadiri Pesta Teman


Dari pemeriksaan Maria Ozawa diketahui kedatangannya atas undangan Novana Arnika atau DJ Barbie Nouva yang menggelar pesta ulang tahun di sebuah vila. Namun, ada informasi dan rumor beredar di masyarakat mengenai kegiatan tersebut.

“Untuk itu kami sebagai pengemban tugas dari pengawasan keimigrasian melakukan pemantauan. Setelah pemeriksaan kurang lebih dari satu jam, untuk sementara kami tidak menemukan pelanggaran terhadap kegiatan atau keberadaan yang bersangkutan selama menghadiri kegiatan tersebut,” katanya.

Maria Ozawa diketahui datang ke Denpasar Bali melalui Bandara Internasional Ngurah Rai pada Sabtu, 3 November 2018. Dia masuk dengan menggunakan visa wisata. Visa tersebut berlaku selama 30 hari.

“Karena tidak melakukan pelanggaran selama di Denpasar, beliau langsung kami lepaskan dan sudah kembali ke negaranya pada jam 8 WITA tadi melalui Bandara Internasional Ngurah Rai,” ungkap Bagus.

Bagus mengatakan, selama pemeriksaan, Maria Ozawa bersikap kooperatif. “Ketika dilakukan pemeriksaan atau dimintai keterangan, beliau sangat kooperatif dan didampingi oleh yang bertanggung jawab, yang mengundangnya kemari, atau penyelenggara acara tersebut,” ujarnya.   

Maria Ozawa sebelumnya mengaku kecewa karena diperiksa petugas Imigrasi menyusul beredarnya rumor yang menyebutkan kedatangannya untuk bekerja. Dia memastikan kedatangannya ke Bali hanya untuk menghadiri pesta ulang tahun teman.

“Saya datang ke sini hari ini untuk menghadiri di ulang tahun teman saya. Lalu ada seseorang yang membuat kabar bohong. Banyak rumor yang saya dengar dari pihak Imigrasi, bahwa saya datang ke sini untuk diam-diam berbisnis. Itu tidak benar. Saya datang ke sini hanya untuk berpesta dengan teman saya dan itu normal,” paparnya kepada wartawan.

Maria Ozawa mengaku sedih dengan rumor yang beredar mengenai dirinya. Dia berharap agar kejadian ini tidak terulang lagi. Dia juga berharap bisa mendapatkan privasi saat berkunjung ke Indonesia.

Informasi beredar, masyarakat mencurigai pesta ulang tahun DJ Barbie Nouva yang mendatangkan Maria Ozawa. Apalagi, ada poster yang beredar mengenai pesta tersebut dengan memasang foto Maria Ozawa dan DJ Barbie Nouva memakai bikini serta kapal pesiar sebagai latar belakangnya.

Pesta yang rencananya digelar di sebuah kapal pesiar mewah di Teluk Benoa itu disebut-sebut bisa diikuti dengan membayar tiket seharga Rp2 juta hingga Rp6 juta. Namun, pesta di kapal pesiar dibatalkan karena tudingan negatif dari sejumlah pihak.


Editor : Maria Christina