1.077 Rumah Warga Terdampak Reaktivitas Jalur Kereta Garut-Cibatu

Antara ยท Minggu, 02 Desember 2018 - 01:15 WIB
1.077 Rumah Warga Terdampak Reaktivitas Jalur Kereta Garut-Cibatu

Ilustrasi pengerjaan rel kereta. (Foto: Koran Sindo)

GARUT, iNews.id - Sebanyak 1.077 bangunan warga terdampak rencana reaktivitasi jalur kereta api Stasiun Garut-Cibatu di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar)

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus, menyatakan pihaknya sudah mulai menertibkan bangunan yang terdampak reaktivitas kereta api di Garut, salah satunya di Kecamatan Cibatu.

"Di Cibatu ada 102 bangunan, yang paling banyak ada di Garut Kota, sebanyak 802 bangunan," kata Joni kepada wartawan di Kabupaten Garut, Jabar, Jumat (30/11/2018).

BACA JUGA: Proyek Kereta Bandara Adi Soemarmo Solo Ditargetkan Selesai 2019

Masyarakat akan mendapatkan biaya bongkar dari PT KAI sebesar Rp250 ribu per meter persegi, sedangkan bangunan semi permanen sebesar Rp200 ribu per meter persegi.

Uang tersebut, kata dia, akan diberikan melalui rekening ATM pemilik bangunan dengan syarat sudah menyelesaikan administrasi dan bersedia membongkar bangunannya.

BACA JUGA: Konsorsium Proyek Kereta Api Makassar-Parepare Diumumkan 13 Desember

"Diberi waktu satu bulan untuk membongkar rumahnya, dan material bangunannya bisa dimanfaatkan lagi," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk ikut mendukung dan menyukseskan proyek pemerintah ini. Dengan begitu, reaktivitas kereta api Cibatu-Garut diharap bisa segera direalisasikan.

"Ini proyek pemerintah, kami minta dukungannya," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal