10 Guru Honorer di Garut Setor Uang untuk Mendapat SK Pengangkatan

Antara ยท Kamis, 06 September 2018 - 16:36 WIB
10 Guru Honorer di Garut Setor Uang untuk Mendapat SK Pengangkatan

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

GARUT, iNews.id – Sedikitnya 10 guru honorer di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) menyetorkan sejumlah uang kepada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Mereka memberi uang setelah dijanjikan mendapat surat keputusan (SK) pengangkatan menjadi PNS.

Besaran uang yang disetor bervariasi hingga totalnya mencapai Rp173,5 juta. Namun hingga saat ini, tidak ada kejelasan atas janji yang tawarkan tersebut. Hal ini terungkap saat salah satu korban mencari oknum PNS DKP Garut tersebut di kantornya, Kamis (6/9/2018).

"Saya dan istri juga ikutan (memberi uang). 10 orang ini semuanya guru honorer SD yang masuk kategori dua," kata Sutia, seorang guru honorer SD di Kecamatan Cisompet.

Dia mengatakan, sengaja mencari PNS bernama AP di kantornya. Kedatangannya itu untuk menanyakan perihal uang dari para guru honorer yang diterimanya setelah dijanjikan akan diangkat menjadi PNS.

Oknum PNS AP diduga telah menerima uang Rp173,5 juta dari 10 guru honorer pada tahun 2015. Tetapi hingga saat ini para guru yang telah menyetorkan uang tidak juga mendapat SK pengangkatan tersebut. "Saya dikenalin dengan AP dari rekan saya," ujarnya.

Sutia mengungkapkan, berdasarkan informasi AP pernah berhasil melancarkan para honorer untuk mendapatkan SK pengangkatan CPNS dengan syarat harus memberikan uang dengan besaran rata-rata Rp20 juta per orang. "Katanya dia (AP) pernah nitipin CPNS tahun 2003/2004 dan berhasil," ucapnya.

Dia berharap, AP secepatnya menyerahkan uang milik para guru honorer. Jika tidak, maka persoalan itu akan dibawa ke ranah hukum karena mereka masih menyimpan barang bukti kuitansi penerimaan uang yang ditandatangani oleh AP.

"Saya beri waktu dulu seminggu ke dia buat mengembalikan uang. Kalau uang tidak kembali akan kami laporkan,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw