12 Anak di Sukabumi Jadi Korban Pedofil, Tangan Diikat dan Disekap

Wilda Topan ยท Selasa, 25 September 2018 - 14:27 WIB
12 Anak di Sukabumi Jadi Korban Pedofil, Tangan Diikat dan Disekap

Polisi membawa pelaku pedofilia di Mapolsek Caringin, Sukabumi. (Foto: iNews/Wilda Topan)

SUKABUMI, iNews.id – Sebanyak 12 anak menjadi korban pedofil di Kampung Coblong, Desa Talaga, Kecamatan Caringin, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Para korban diikat tangannya lalu digantung ke atas atap gubuk bambu hingga akhirnya dicabuli satu persatu.

Kasus tersebut mencuat berawal dari kecurigaan ibu korban berinisial Ald. Orang tua korban melihat anaknya selalu murung. Ketika ditanya, anaknya mengaku kesulitan buang air besar. Setelah didesak Ald mengaku menjadi korban sodomi oleh pelaku And.

Setelah muncul satu pengakuan, teman Ald yaitu Rf juga mengaku telah menjadi kebiadaban nafsu bejat pelaku. Pelaku biasanya memaksa anak-anak tersebut masuk ke gubuk di sebuah kebun dan mengikat korban dengan lakban dan diikat untuk gantian disodomi.

“Pelaku ini mempunyai penyimpangan seksual agresif terhadap para korbannya. Dia tidak hanya suka satu orang, tidak hanya laki-laku namun juga perempuan yang di bawah umur,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, Selasa (25/9/2018).

Dia mengatakan guna penyelidikan, anggota Polsek Caringin telah memeriksa kejiwaan pelaku di Rumah Sakit Syamsudin. Hasilnya pelaku dinyatakan tidak gila dan terdapat penyimpangan seksual.

Sementara Dewi Maharani pemilik gubuk mengaku kaget jika bangunan di kebunnya digunakan pelaku mencabuli belasan anak. Ia meminta aparat polisi menghukum pelaku seberat-beratnya. “Hukum yang seberat-beratnya, supaya keadilan di Indonesia bisa tegak,” ujarnya.

Kapolres menyatakan terus mengembangkan kasus pedofilia tersebut karena kemungkinan jumlah korban bertambah. Dia juga mengimbau agar masyarakat sekitar yang mempunyai keluhan terhadap anaknya agar segera melaporkan ke polisi.


Editor : Muhammad Saiful Hadi