Kunjungi Karawang, Kang Hasan Prihatin Tingginya Kesenjangan Sosial

Yogi Pasha · Kamis, 17 Mei 2018 - 16:08 WIB
Kunjungi Karawang, Kang Hasan Prihatin Tingginya Kesenjangan Sosial

Cagub Jabar TB Hasanuddin saat mengunjungi salah satu sekolah di Kabupaten Karawang. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id - Kabupaten Karawang dikenal sebagai salah satu daerah Industri yang cukup maju dan memiliki pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup tinggi. Namun dibalik itu, beberapa wilayah di Karawang, belum memiliki infrastruktur yang layak bahkan tidak memperoleh pasokan listrik.

Melihat hal tersebut, calon gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) nomor urut dua TB Hasanuddin atau Kang Hasan merasa prihatin. Purnawirawan Jendral TNI AD itu menilai, pemerintah seolah tidak hadir di wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan masyarakat terisolasi dan memiliki tingkat perekonomian rendah.

"Di sini (Karawang) seperti tidak punya pemerintah, ironisnya jarak dengan kawasan industri hanya dua kilometer," kata Kang Hasan saat bertemu dengan para petani Jeruk, di Kampung Tanjakan Pacul, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Rabu (16/5/2018).

Pada kunjungannya ke daerah tersebut, Kang Hasan menyoroti masalah infrastruktur. Dia melihat jalan yang belum di aspal dengan kondisi yang tidak rata. Sehingga, Kang Hasan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menjangkau lokasi. Selain itu, kata dia, dalam kondisi hujan masyarakat akan semakin sulit melalui jalan tersebut.

Menurut Kang Hasan, masalah tersebut sangat mudah diselesaikan jika pemimpinnya terjun langsung untuk melihat kondisi nyata yang dialami oleh rakyatnya. "Dengan jarak yang dekat seperti ini, sebetulnya mudah, kalau memang tak ada anggaran kan bisa dengan dana corporate social responsibility (CSR)  dari perusahan sekitar," ujarnya.

Kang Hasan mengatakan, infrastuktur menjadi salah satu fokus utama dalam membangun Jabar. Menurutnya, pembangunan infrastruktur untuk mengembangkan pusat-pusat pereokonomian baru, terutama di wilayah yang memiliki kesenjangan pembangunan seperti Jabar Selatan.

"Kami punya program turkamling (infrastruktur, keamanan dan lingkungan), bukan hanya Jalan tapi seluruh akses untuk kebutuhan pertumbuhan ekonomi di semua wilayah Jabar," katanya.

Tak jauh dari lokasi, Kang Hasan juga meninjau bangunan sekolah dasar yang tidak layak digunakan sebagai lembaga pendidikan. SDN Kutanegara II hanya memiliki empat ruangan terlihat memprihatinkan. Dinding berlubang dan lantai yang tak terawat. Kang Hasan ditemani warga sekitar sempat mengelilingi sekolah berpagarkan anyaman bambu tersebut.

"Ini bahkan lebih parah kondisinya dari semua sekolah di daerah yang pernah saya kunjungi di Jabar, ini harus segera diurus," ujar Kang Hasan.


Editor : Muhammad Saiful Hadi