Ledakan di Kamar Kos Wanita di Sukabumi, Penghuni Dikenal Tertutup

Antara ยท Selasa, 04 September 2018 - 23:16 WIB
Ledakan di Kamar Kos Wanita di Sukabumi, Penghuni Dikenal Tertutup

Ilustrasi. (Foto: dok.okezone).

SUKABUMI, iNews.id – Wanita berinisial RP (22) yang kamar kosnya terjadi ledakan di Kampung Sampora, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) dikenal warga dan tetangganya merupakan pribadi yang tertutup dan jarang bersosialisasi.

"Kamar saya berdekatan dengan kamar RP, tetapi selama satu tahun menghuni kosan ini hanya beberapa kali bertemu dan tidak pernah bertegur sapa," kata tetangga kamar RP, Eri Lusiani kepada wartawan di Sukabumi, Selasa (4/9/2018).

Menurutnya, selama ini sering melihat ada tamu dalam kamar RP yang berada di Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar. Dia tidak mengerti apa yang mereka bicarakan karena perbicangan mereka tidak terdengar. Dia juga tidak menaruh curiga terhadap RP, karena mereka bekerja di tempat yang sama yaitu pabrik sepatu PT GSI Cikembar.

Dia menjelaskan, RP baru tiga bulan terakhir menikah dengan seorang pria yang katanya berasal dari Banten. Namun selama ini dia baru tiga kali melihat suami RP karena tidak mendiami kamar itu dan bekerja di luar kota.

"Saya belum pernah ngobrol karena RP pun jarang bersosialisasi dengan tetangga kamarnya, hanya jika berpapasan melemparkan senyum saja," ujarnya.

Selain itu, tetangga kos RP lainnya yakni Dede Suherlan mengatakan wanita itu merupakan sosok yang tertutup, tapi tidak ada yang aneh dari wanita asal Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi itu.

Selama ini, ia pun tidak pernah menaruh curiga karena kehidupan sehari-harinya normal seperti berangkat kerja pagi dan pulang sore. Selepas itu ia tidak mengetahui apa saja aktivitasnya.

"Kami tidak menaruh curiga sama sekali dan kami anggap perilakunya normal seperti yang lain walaupun sedikit tertutup," katanya.

Sementara, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan ledakan yang terjadi di kamar kos yang dihuni RP menyebabkan beberapa barang rusak seperti dispenser, plafon kamar, kasur dan beberapa barang lainnya.

Pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab terjadinya ledakan tersebut karena saat ini Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jabar masih memeriksanya.
 
"Dari dalam kamar RP kami belum mengamankan benda untuk dijadikan barang bukti karena masih menunggu pemeriksaan dari Tim Jibom," kata Nasriadi.


Editor : Muhammad Saiful Hadi