Janda Cantik Karyawati Bank di Bandung Tewas Penuh Luka Tusuk di Rumah

Yuwono ยท Selasa, 11 September 2018 - 20:12 WIB
Janda Cantik Karyawati Bank di Bandung Tewas Penuh Luka Tusuk di Rumah

Petugas Polsek Lembang dan Polres Cimahi mengevakuasi jasad Ela Nurhayati (42) janda cantik karyawati sebuah bank milik pemerintah yang ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Pangragajian, Lembang, Bandung Barat, Selasa (11/9/2018). (Foto: iNews.id/Yuwono)

BANDUNG BARAT, iNews.id – Warga Kampung Pangragajian, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat digemparkan dengan kasus pembunuhan yang menimpa seorang janda cantik, Selasa (11/9/2018).

Korban yang diketahui bernama Ela Nurhayati (42) itu ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi penuh luka tusuk oleh anak semata wayangnya di ruang tengah rumahnya atau dekat pintu depan. Dugaan sementara, Ela yang merupakan karyawati bank milik pemerintah itu menjadi korban pembunuhan.

Tim gabungan dari Polsek Lembang dan Polres Cimahi yang menerima informasi peristiwa tragis itu kemudian mendatangi lokasi dan mengolah tempat kejadian perkara. Dari proses identifikasi, petugas menemukan sebilah pisau yang masih tergeletak di sisi jasad korban. Sementara korban ditemukan dengan posisi terlentang di ruangan tengah.

“Dari hasil identifikasi sementara, petugas menemukan banyak luka tusuk di tubuh korban seperti di bagian dada dan perut. Posisi korban terlentang di ruangan tengah persisnya di dekat pintu depan,” kata Kapolsek Lembang, Kompol Dedi Harmayadi, Selasa (11/9/2018).



BACA JUGA:

Pembunuhan Sadis Gegerkan Warga Halmahera Utara, Diduga Dipicu Dendam

Pria Tanpa Identitas jadi Korban Pembunuhan di SPBU Padalarang

Kapolsek mengaku belum bisa meminta keterangan dari anak korban yang saat kejadian berada di lokasi. Sebab, anak korban yang berusia 15 tahun memiliki mental berkebutuhan khusus. “Kita kesulitan meminta keterangan anak korban karena dia anak berkebutuhan khusus. Tapi, kita akan periksa sejumlah saksi termasuk tetangga dekat korban,” katanya.

Sebelum peristiwa tragi situ terjadi, sejumlah tetangga mendengar teriakan anak korban dari dalam rumah yang posisi pintunya terkunci. “Kami dengar anak korban itu teriak. Tapi, kami tidak bisa masuk karena pintunya terkunci dari dalam,” kata Yaris, salah satu tetangga korban.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk diautopsi. Korban diketahui dua tahun tinggal di rumah sendirian karena sudah bercerai dengan suaminya. Sementara anak semata wayangnya selama ini tinggal dengan mantan suami korban. Saat kejadian, dia tengah berkunjung ke rumah korban sejak dua hari lalu.

 


Editor : Kastolani Marzuki