Depresi Berat, Pria yang Bawa Kabur Taksi di Bandara Husein Dibebaskan

Agus Warsudi, Sindonews ยท Jumat, 14 September 2018 - 16:47 WIB
Depresi Berat, Pria yang Bawa Kabur Taksi di Bandara Husein Dibebaskan

IS, pemuda yang nekat membawa lari taksi di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kamis (13/9/2018) kemarin saat menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung, Jumat (14/9/2018). (Foto: Sindonews/Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.id - IS, pemuda yang nekat membawa kabur taksi di Bandara Husein Sastranegara, Kamis (13/9/2018) kemarin, ternyata mengidap depresi berat. Dia mengaku mendengar bisikan gaib agar membawa kabur taksi yang tengah parkir tersebut.

Kapolsek Cicendo Kompol Edy Kusmawan mengatakan, setelah tertangkap oleh warga dan anggota Satpom AU di kawasan Lanud Husein Sastranegara, tersangka IS dibawa ke Polsek Cicendo. Penyidik Polsek Cicendo lantas melakukan penyidikan terhadap IS.

"Dari keterangan saksi-saksi, terutama Dodi Wahyudi, kakak kandung pelaku, IS mengidap depresi berat. Namun untuk memastikan apakah benar IS depresi, kami meminta bantuan ahli kejiwaan dr Leony dari RS Polri Sartika Asih. dr Leony melakukan serangkaian tes terhadap kejiwaan pelaku. Hasilnya, ahli membenarkan bahwa pelaku IS mengidap depresi berat dengan gejala psikotik," kata Edy di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Jumat (14/9/2018).

Lantaran perbuatannya itu, pelaku semula dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Namun, karena IS mengidap depresi, penyidik memutuskan menghentikan proses hukum. Mobil yang hendak dicuri oleh pelaku pun dikembalikan ke Primkopau Lanud Husein Sastranegara.

BACA JUGA: Nekat Curi Taksi di Bandara Husein Sastranegara, Pemuda Ditangkap

“Karena pelaku terbukti mengidap depresi, langkah hukum terhadap IS dihentikan. IS dikembalikan ke keluarganya. Artinya, proses penyidikan atas kasus percobaan pencurian dengan tersangka IS itu dihentikan atau SP3," kata Edy.

Menurut Edy, IS merantau dari Pelalawan, Provinsi Riau dengan maksud mencari kerja. Di Kota Bandung, dia tinggal bersama kakak kandungnya. Meski telah dua pekan berada di Bandung, IS tak kunjung mendapatkan pekerjaan. "Mungkin karena enggak dapat pekerjaan atau menganggur, IS depresi," kata Kapolsek.

Sementara itu, IS mengaku tak mengerti kenapa dirinya nekat membawa kabur taksi di Bandara Husein Sastranegara. Saat kejadian, dia melihat pintu taksi terbuka dengan kunci kontak masih menggantung. Tiba-tiba, dia merasa mendengar bisikan agar membawa kabur taksi itu untuk pulang ke Riau.

"Enggak tau. Ada yang bisikkan suruh saya bawa taksi itu. Saya mau pulang ke Riau demi ibu di rumah," kata IS.

Diketahui, anggota Satuan POM Angkatan Udara (Satpom AU) Lanud Husein Sastranegara Bandung menangkap seorang pemuda berinisial IS (23) karena diduga hendak mencuri taksi nopol D 1914 DN yang tengah parkir di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Kamis (13/9/2018) pukul 12.05 WIB. Video penangkapan pria tersebut sempat viral di media sosial dan aplikasi percakapan WhatsApp.


Editor : Himas Puspito Putra