Ridwan Kamil Bubarkan Tim Optimasi dan Sinkronisasi

Yogi Pasha ยท Sabtu, 15 September 2018 - 18:03 WIB
Ridwan Kamil Bubarkan Tim Optimasi dan Sinkronisasi

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyerahkan kenang-kenangan kepada mantan Ketua TOS Erry Riyana Hardjapamekasdi Gedung Pakuan, Sabtu (15/9/2018). (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Emil resmi membubarkan tim optimasi dan sinkronisasi (TOS) di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (15/9/2018). Tim yang dibentuk sejak 26 Juli 2018 lalu itu bertujuan untuk akselerasi kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2018 - 2023.

Emil menjelaskan TOS diketuai Erry Riyana Hardjapamekas didukung 31 kelompok kerja (pokja) dengan 565 anggota kelompok kerja serta terdapat 133 orang anggotanya berkualifikasi doktor (S3).

Tim ini, kata Emil, berhasil menyerap 5.500 aspirasi online dan merumuskan 742 program, merekomendasikan 24 program quick wins pada 2018, dan 94 quick wins pada 2019.

"Jadi hari ini 15 September, setelah 6 minggu bekerja, TOS  sudah resmi kami bubarkan. Jadi tidak boleh lagi ada orang yang mengatasnamakan TOS. Para anggotanya kembali lagi menjadi masyarakat untuk mengawal dengan cara-cara yang baik," kata Emil.

Emil mengungkapkan, 742 program yang berhasil dirumuskan TOS ini akan menjadi bahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan disosialisasikan kepada anggota DPRD Jabar. Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) bisa memulai program selama lima tahun sesuai dengan janji politik saat kampanye.

"Tugas selanjutnya ada di tangan pak Sekda Jabar untuk menerjemahkan ratusan program ini diubah menggunakan bahasa birokrasi yang siap dikerjakan. Mudah-mudahan, dalam lima tahun Jabar bisa menjadi provinsi terbaik di Indonesia," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dalam 100 hari ke depan, sedikitnya ada 22 program yang siap dilaksanakan hingga akhir 2018. Sedangkan, pada 2019 juga akan diambil beberapa program. 742 program yang telah dibentuk itu akan terealisasi 100 persen pada 2020, mendatang.

"Awal 2019 akan kami kutip secukupnya. Karena, RPJMD ini akan kami buatkan perdanya dulu. Tapi, 2020 ratusan program ini akan 100 persen terealisasi," ujar dia.

Emil berharap, ratusan program yang sudah disusun sesuai dengan aspirasi masyarakat Jabar bisa dengan sama-sama mengawal selama lima tahun ke depan. "Nanti ada website-nya. Semua janji dan komitmennya bisa dilihat. Ini menjadi contoh, semua dirangkul, dilibatkan,” katanya.

Sementara itu, mantan Ketua TOS Erry Riyana Hardjapamekas mengatakan, rekomendasi itu dapat digunakan oleh gubernur berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan pembangunan di Jabar. Rekomendasinya dapat dimasukkan dalam RKPD dan RPJMD Provinsi Jabar.

Rekomendasi penting lain yang disampaikan oleh TOS kepada Ridwan Kamil terkait kemudahan investasi. Selain itu investor yang akan berinvestasi di Jabar membutuhkan kepastian hukum. (Yogi Pasha).


Editor : Muhammad Saiful Hadi