6 Pejabat Diperiksa Penyidik KPK , Dirut PJT II Enggan Berkomentar

Irwan ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 19:57 WIB
6 Pejabat Diperiksa Penyidik KPK , Dirut PJT II Enggan Berkomentar

Dirut PJT II Djoko Saputro saat diwawancarai wartawan usai panen raya ikan di pinggir Waduk Jatiluhur, Kamis siang (6/12/2018). (Foto: iNews/Irwan)

PURWAKARTA, iNews.id – Direktur Utama (Dirut) Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), Djoko Saputro enggan memberikan komentar terkait penggeledahan kantor dan pemeriksaan enam pejabat PJT II oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Djoko Saputro yang baru menyaksikan panen raya ikan di pinggir Waduk Jatiluhur, Kamis siang (6/12/2018), Djoko langsung menghindar. Dia hanya membenarkan ada pemeriksaan KPK di kantornya.

“Iya. Tapi, itu bukan ranah saya untuk menjawab,” ujar Djoko Saputro.

Sejumlah penyidik KPK menggeledah Kantor Pusat PJT II di Jalan Lurah Kawi, Jatiluhur, Purwakarta, Jabar, Selasa lalu (4/12/2018). Penyidik KPK menggeledah sejumlah ruangan di kantor perusahaan BUMN yang mengelola Waduk Jatiluhur tersebut, di antaranya kantor sekuriti dan ruangan monitor kamera pengintai CCTV.

BACA JUGA:

Sejumlah Pejabat PJT II Diperiksa KPK di Mapolres Purwakarta

Kantor PJT II Jatiluhur Digeledah, Ketua KPK: Kasus Baru Jasa Tirta

KPK Geledah Kantor PJT II Jatiluhur Purwakarta

Keesokan harinya, Rabu siang (5/12/2018), penyidik KPK juga memeriksa enam pejabat PJT II di Aula Mapolres Purwakarta. Penggeledahan kantor dan pemeriksaan enam pejabat PJT II oleh KPK ini diduga terkait kasus korupsi jasa konstruksi proyek 2017 lalu.

Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi AB membenarkan sejumlah pejabat PJT II diperiksa KPK. Menurut Kapolres, KPK hanya meminjam tempat untuk memeriksa di mapolres. “Kami hanya meminjamkan ruangan,” ucapnya.

Pemeriksaan sejumlah pejabat PJT II ini diduga terkait kasus korupsi jasa kontruksi proyek 2017. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyebut penggeledahan di Jatiluhur, Purwakarta terkait dengan kasus PJT II. “Ya kasus di Jasa Tirta,” kata Agus Rahardjo.


Editor : Maria Christina