80 Warga Pasarean Bogor Menjadi Suspect Cikungunya

Wildan Hidayat ยท Senin, 08 Juli 2019 - 14:22 WIB
80 Warga Pasarean Bogor Menjadi Suspect Cikungunya

Proses fogging di Bogor untuk meminimalisasi korban cikungunya. (Foto: iNews/Wildan Hidayat).

BOGOR, iNews.id - Memasuki musim kemarau, puluhan warga Pasarean, Kabupaten Bogor, diduga mengalami suspect cikungungya. Ratusan orang di wilayah tersebut mendatangi posko dari Dinas Kesehatan Bogor untuk pemeriksaan.

Kepala UPT Puskesmas Pamijahan, dr Prambudi Ari mengatakan, sedikitnya ada 80an orang di Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, yang mengalami suspect cikungunya.

"Kasus ini sebenarnya pernah terjadi pada Mei lalu. Namun kami melakukan fogging, akhirnya kasusnya berhenti. Baru sekarang muncul lagi," kata Prambudi kepada wartawan di Kabupaten Bogor, Jabar, Senin (8/7/2019).

Menurut dia, wabah cikungunya disebabkan gigitan nyamuk. Masyarakat diminta dapat menerapkan pola hidup bersih di lingkungan rumah.

Suspect cikungunya mengalami lemas, nyeri pada urat persendian, serta pusing-pusing. Warga diharapkan mendatangi posko kesehatan.

"Kami juga turun ke lapangan untuk memeriksa pasien. Begitu juga lingkungan di rumah mereka. Jadi memang harus menjaga kesehatan," ujar dia.

Seorang warga penderita Cikungunya, Juju mengatakan, sudah enam hari ini merasa sakit di seluruh tubuh. Dia hanya bisa berbaring di kamar karena nyeri di persendian membuatnya sulit beraktivitas.

"Ini tidak bisa apa-apa. Sakit semuanya, sempat demam juga dan pusing," ujar dia.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini mulai gencar menggiatkan fogging. Diharapkan penyakit ini tak menjadi wabah di masyarakat.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal