Semprotkan Cairan Cabai ke Wajah Kurir, Pelanggan Bawa Lari 2 Ponsel

Mujib Prayitno ยท Senin, 16 April 2018 - 19:44 WIB
Semprotkan Cairan Cabai ke Wajah Kurir, Pelanggan Bawa Lari 2 Ponsel

Pelaku pencurian saat gelar perkara di Mapolrestabes Bandung. (Foto: iNews/Mujib Prayitno)

BANDUNG, iNews.id – Aksi pelaku pencurian dengan kekerasan modus menyemprotkan cairan cabai kepada korbannya ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polsekta Cicendo, Bandung. Aksi pelaku terhenti setelah petugas meringkus di lokasi persembunyiannya.

AFS (31) hanya bisa tertunduk malu saat dibawa ke Mapolrestabes Bandung. Dia ditangkap dari hasil pengembangan petugas terhadap kasus pencurian yang dialami seorang kurir alat elektronik online.

Informasi yang dihimpun iNews, peristiwa itu bermula saat AFS menjadi pelanggan di salah satu toko online. Dia memesan dua unit ponsel senilai Rp10 juta. Pelaku memilih menggunakan pembayaran secara langsung, dengan barang belanjaan diantarkan seorang kurir.

Mereka kemudian membuat janji temu di kawasan Baladewa Bandung, pada Minggu malam, 15 April 2018. Saat berjumpa, pelaku meminta kurir yang menjadi korbannya itu untuk membuka dos ponsel untuk memastikan keaslinan barang.

Saat korban lengah dan fokus membuka dos, pelaku secepat kilat mengeluarkan alat spray dan langsung menyemprotkan cairan berisi cabai ke arah wajah kurir tersebut. Korban langsung bereaksi menahan sakit akibat semprotan cabai yang mengenai matanya. Sejurus kemudian pelaku langsung melarikan diri dengan membawa kabur dua dos ponsel tersebut.

Tak berdaya, korban hanya bisa berteriak dan memancing perhatian masyarakat setempat. Sontak warga di lokasi langsung berupaya mengejar pelaku yang berhasil meloloskan diri. Hal tersebut langsung dilaporkan warga ke Polsekta Cicendo.

Polisi langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mulai melakukan penyelidikan. Setelah meminta keterangan sejumlah saksi, polisi langsung memburu pelaku di kediamannya di Jalan Arjuna.

Pelaku pun ditangkap tanpa perlawanan. Selain mengamankan AFS, polisi juga menyita dua paket berisi dua unit ponsel, obeng, pisau, serta borgol, sebagai alat bukti kejahatan.

Kapolsekta Cicendo, Kompol Edy Kusmawan mengatakan, pelaku ditangkap sekitar lima jam setelah anggotanya mendapat laporan.

“Modus kejahatannya, pelaku menyemprotkan cairan cabai ke arah pandangan korban. Korban yang kesakitan dan merasakan panas tekena cairan itu langsung berteriak meminta tolong,” kata Kompol Edy, Senin (16/4/2018).

Sementara pengakuan pelaku, dia baru sekali melakukan aksi itu dan terpaksa karena terlilit utang. Awalnya alat spray itu dia beli untuk pegangan istrinya yang kerap pulang malam selepas bekerja. "Saya terpaksa melakukan itu untuk membayar utang istri saya di tempat kerjanya. Aksi itu sudah saya rencanakan,” kata pelaku AFS.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Pelaku terancam dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.


Editor : Donald Karouw