Ada 15 Desa Siluman, Wamendes: Program Dana Desa Jalan Terus

Mohamad Zeni Johadi ยท Kamis, 07 November 2019 - 00:33 WIB
Ada 15 Desa Siluman, Wamendes: Program Dana Desa Jalan Terus

Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiaji saat kunjungan kerja di Lebak, Banten. (Foto: Antara)

MAJALENGKA, iNews.id - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyebut ada 15 desa siluman yang menerima dana desa. Ke-15 desa tak berpenghuni itu sudah menerima dana desa masing-masing sebesar Rp1 miliar.

Hal itu membuktikan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Senin (5/11/2019) yang mengatakan dirinya menerima laporan munculnya desa-desa baru yang tak berpenduduk alias 'desa siluman'. Fenomena ini muncul di tengah derasnya anggaran dana desa dari APBN.

Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi mengatakan, kementeriannya akan mengevaluasi dengan adanya desa siluman di sejumlah wilayah di Tanah Air. Kemendes juga tetap mengaudit penggunaan dana desa.

“Ya, ada 15 desa siluman itu, tapi tidak akan memengaruhi program dana desa. Kita akan evaluasi dan audit,” kata Budi Arie Setiadi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (6/11/2019).

BACA JUGA: Satgas Temukan Desa Siluman di Konawe yang Terima Dana Desa sejak 2015

Dia menjelaskan, meski ada belasan desa siluman, program dana desa akan terus berjalan. Sebab, program itu dinyatakan sudah berhasil.

”Jumlah desa siluman itu tidak akan memengaruhi pada program dana desa yang sudah berhasil dan jumlah uang yang digelontorkan desa siluman hanya nol sekian persen dari total dana desa,” katanya.

Dalam kunjungan kerja di Majalengka, Wamendes PDTT mengaku bangga karena tidak ada desa yang masuk dalam desa tertinggal di kabupaten itu.

Sementara itu, kunjungan Wamendes PDTT di Majalengka sepi pejabat. Sejumlah kursi untuk pejabat teras di Pemkab Majalengka terlihat kosong.

BACA JUGA: Sri Mulyani Sebut Muncul 'Desa Siluman' demi Dapat Dana Desa Rp1 Miliar

Hanya ada beberapa pejabat yang hadir di antaranya kepala Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Alam, serta kepala Bagian Hukum.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono mengatakan, ketidakhadiran pejabat teras dalam kunjungan kerja wamendes karena sebagian mendampingi bupati dalam kegiatan di luar kota.

”Pejabat lain mendampingi bupati dan semua pejabat kami undang untuk menghadiri wamen di pendopo,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki