Banjir Terus Meninggi, Warga Baleendah Bandung Mulai Mengungsi

Antara ยท Minggu, 24 Februari 2019 - 18:24 WIB
Banjir Terus Meninggi, Warga Baleendah Bandung Mulai Mengungsi

Banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung terus meninggi akibat curah hujan yang tinggi di wilayah itu. (Foto: Dok.iNews.id)

BANDUNG, iNews.id – Warga Kampung Cigosol, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mulai mengungsi ke sejumlah lokasi akibat banjir yang melanda permukiman mereka, Minggu (24/2/2019).

Saat ini, ketinggian air yang menggenangi perumahan warga sudah mencapai 1,7 meter. Banjir tersebut terjadi sejak Jumat (22/2/2019) lantaran hujan deras yang terus mengguyur wilayah itu.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kabupaten Bandung, sejak pagi hari ini di sejumlah titik banjir hingga setinggi orang dewasa.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Achmad Djohar, menyebutkan peningkatan ketinggian air disebabkan oleh hujan yang setiap hari terus turun. "Pada Jumat ketingian air di Kampung Cigosol itu 160 cm, hari ini naik 10 cm jadi 170 cm," katanya.

BACA JUGA:

Banjir Bandung Selatan Meluas, BPBD Sulit Lakukan Pendataan

Banjir Bandung, Aries Klaim Basemen Air Bukan Solusi Cegah Banjir

Sementara itu banjir di Jalan Raya Andir-Katapang hari ini ketinggian air mulai menurun. Namun ketinggian air masih menyebabkan akses lalu lintas terhambat. "Saat ini di Jalan Raya Andir-Katapang menurun 20 cm menjadi 130 cm, asalnya pada hari Jumat ketinggian mencapai 150 cm," katanya.

Achmad mengatakan saat ini posko pengungsian bertambah dua tempat, yakni Shelter Parung Halang di Desa Andir dan Masjid Arga Dinata di Desa Dayeuh Kolot. Di Shelter Parung Halang ada 10 kepala keluarga yang terdiri dari 41 jiwa, tiga lansia dan tiga balita. Sementara di Masjid Arga Dinata ada 15 jiwa, satu lansia dan dua balita.


Editor : Kastolani Marzuki