Begini Cerita Ibu Tuti Sebelum Anaknya Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Sindonews ยท Rabu, 31 Oktober 2018 - 18:35 WIB
Begini Cerita Ibu Tuti Sebelum Anaknya Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Ibunda Tuti Tursilawati, Iti Sarniti masih shock atas eksekusi mati yang menimpa anaknya di Arab Saudi. (Foto: SINDOnews)

MAJALENGKA, iNews.id – Eksekusi mati terhadap Tuti Tursilawati oleh pemerintah Arab Saudi membuat shock pihak keluarga, terutama ibu korban Iti Sarniti.

Apalagi, eksekusi terhadap TKI asal Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka tersebut tanpa ada pemberitahun ke pihak keluarga maupun pemerintah Indonesia.

Ditemui di rumahnya, Iti Sarniti mengaku masih shock atas kejadian yang menimpa anaknya. "Bukan kaget lagi, saya shock. Soalnya tidak ada pemberitahuan," katanya, Rabu (31/10/2018).

Sebelum ada kabar anaknya akan diseksekusi, Iti sempat berkomunikasi dengan Tuti melalui video call. Iti mengaku Tuti tidak pernah memperlihatkan kondisi murung. Bahkan, saat video call, Tuti masih tetap dalam keadaan baik.

"Minggu kemarinnya abis telepon-teleponan, video call gitu. Jadi tidak ada firasat apa apa. Ya kan (Tuti) ceritanya baik-baik saja, sehat, nggak ada mengeluh sedikit pun, nggak ada. Tiap nelepon juga lancar-lacar aja. Anaknya baik, nggak mengecewakan," papar dia.

BACA JUGA:

Tuti Dieksekusi Mati, Ridwan Kamil Kaji Moratorium TKI ke Arab Saudi

TKI Asal Majalengka Dieksekusi Mati di Arab Saudi Tanpa Pemberitahuan

PBNU: Eksekusi Mati Tuti di Saudi Harus Disikapi Serius

Terkait rencana Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengajak pihak keluarga ziarah ke Thaif, Arab Saudi, Iti menyambut baik ajakan tersebut. Kendati begitu, untuk berangkat ke negara kaya minyak itu, psikologis keluarga harus dipastikan dalam keadaan tenang.

"Permohonannya bisa berangkat ke sana, ziarah ke makamnya itu. Kalau kemarin dari pembicaraannya, setelah beres sampai 40 harinya dulu, menunggu saya sehat dulu, saya tenang dulu, insyaallah nantinya katanya berangkat ke sana," kata Iti, Rabu (31/10/2018).

Diketahui, Tuti Tursilawati, TKI yang bekerja di Arab Saudi, telah dihukum mati di negara tempatnya bekerja. Hukuman mati yang diterima Tuti tersebut setelah pada 2011 silam yang bersangkutan divonis kisas pascadituduh membunuh ayah majikannya.

Terkait jumlah keluarga yang nantinya berangkat, Iti mengaku tidak mengetahui pasti. Kendati begitu, dia berharap selain pihak keluarga, ada juga dari pemerintah desa yang ikut mendampingi.

"Kalau berapa orangnya, belum ditentukan. Kalau bisa, mungkin dari perangkat desa juga harus ada yang ikut. Ini kan cuma permohonan ya," kata dia.


Editor : Kastolani Marzuki