Beragam Spekulasi Muncul terkait Pengunduran Diri Bupati Indramayu

Toiskandar ยท Selasa, 06 November 2018 - 19:44 WIB
Beragam Spekulasi Muncul terkait Pengunduran Diri Bupati Indramayu

Anggota DPRD Indramayu, Jabar saat ditemui wartawan terkait pengunduran diri Bupati Ana Shopanah di Gedung DPRD. (Foto: iNews.id/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNews.id – Pengunduran diri Bupati Indramayu Jawa Barat, Hajjah Anna Shopanah menuai reaksi dan kekecewaan dari masyarakat dan anggota DPRD.

Beragam spekulasi pun muncul terkait pengunduran diri Anna Shopanah yang baru memimpin daerah berjuluk Kota Mangga selama 2 tahun delapan bulan.

Anggota Bamus Fraksi PDIP DPRD Indramayu, Abdul Rohman mengaku kecewa dan menyayangkan langkah bupati yang memilih mengundurkan diri. Sebab, Anna yang baru menjabat selama 32 bulan (dua tahun delapan bulan) Anna belum menunjukan prestasi kepada masyarakat. “Selain itu, janji kampanye dirinya akan mensejahterakan masyarakat Indramayu hingga kini belum terlaksana,” katanya, Selasa (6/11/2018).

Menurut Abdul Rohman, alasan Anna mengundurkan diri sebagai bupati karena ingin mengurus keluarga dan orang tuanya yang sakit tidak tepat. Sebab, dalam undang-undang kepemimpinan, bupati bisa mengundurkan diri jika sakit berat, terjerat kasus hukum, dan kematian. “Kalau alasannya ingin mengurus keluarga dan orang tua ya jelas tidak tepat. Ini yang jadi persoalan. Jadi, ya kecewa banget” katanya.

BACA JUGA:

Anggota DPRD Kecewa Bupati Indramayu Anna Shopanah Mengundurkan Diri

Terima Surat Pengunduran Diri Bupati Indramayu, Emil Lapor ke Mendagri

Rohman menduga pengunduran diri Anna Shopanah itu ada unsur politik yang kental, karena pada Pemilihan Bupati (Pilbup) 2021 mendatang anaknya, Daniel Mutaqin akan mencalonkan diri sebagai bupati.

Rohman juga mengindikasikan pengunduran diri Ana itu karena khawatir ditangkap KPK terkait kasus gratifikasi pemberian mobil mewah dalam proyek rumah sakit (RS) Raysa.

“Bisa saja, karena ini jabatan politis. Kami melihat ada skenario besar. Kami menduga, supaya nanti kalau anaknya maju akan memutus mata rantai ooh itu anaknya bupati. Ada indikasi juga kasus gratifikasi mobil Pajero untuk memperlancar izin rumah sakit,” bebernya.

Kekecewaan juga diungkapkan warga Indramayu, Supriyadi. Menurut dia, jabatan Ana Shopanah masih panjang dan belum menunjukan prestasinya dalam menyejahterakan masyarakat. “Jelas kecewa, karena jabatan beliau kan masih panjang dan masih banyak pekerjaan yang belum selesai,” ucapnya. 

 


Editor : Kastolani Marzuki