BMKG Prediksi Maret Puncak Musim Hujan, Warga Diminta Waspada Bencana

Yogi Pasha ยท Jumat, 23 Februari 2018 - 22:44 WIB
BMKG Prediksi Maret Puncak Musim Hujan, Warga Diminta Waspada Bencana

Banjir melanda Kota Cirbeon akhir pekan lalu. Bencana ini diprediksi masih akan terjadi hingga Maret yang merupakan puncak musim hujan. (Foto: Dok.iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Masyarakat Jawa Barat khususnya Kota Bandung diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana saat memasuki Maret 2018. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jabar memprediksi puncak musim hujan paling tinggi terjadi pada Maret nanti.

Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Jawa Barat, Muhamad Iid Mujtahiddin mengatakan, berdasarkan klimatologi puncak curah hujan di wilayah Bandung memiliki dua puncak yaitu pada November dan Maret. "Dan Maret akan menjadi bulan dengan curah hujan paling tinggi," kata dia di Bandung, Jumat(23/2).

BACA JUGA:

Curah Hujan Tinggi, Banjir dan Longsor Terjang 7 Daerah di Jabar

Sungai Cisanggarung Meluap, Banjir Kembali Rendam Brebes dan Cirebon

Dia menyebutkan, dari hasil prakiraan cuaca tersebut maka warga diimbau untuk tetap waspada di saat terjadi musim hujan. Terutama langkah antisipasi seperti menjaga saluran air yang tersumbat agar tidak terjadi limpahan air yang mengakibatkan banjir.

Kemudian, warga juga diminta waspada terhadap bencana-bencana hidrometeorologi seperti badai, longsor, angin puyuh, topan, dan angin puting beliung.

Menurut dia, tingginya curah hujan pada Maret ini dipengaruhi oleh kondisi hangatnya suhu muka laut yang terjadi di sekitar perairan Jabar.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah membuat sejumlah wilayah di Jabar di landa banjir dan tanah longsor. Di Kota Bandung misalnya, banjir kembali melanda kawasan Gedebage dan Jalan Pagarsih yang mengakibatkan sedikitnya ratusan rumahnwarga terendam.

Sementara, di enam kabupaten/kota di Jabar juga dilanda banjir. Seperti di Kabupaten Bandung, Majalengka, Kuningan, Sumedang, dan Cirebon. Dari enam daerah ini ribuan rumah warga terendam banjir.

Sebelumnya diberitakan, banjir dan longsor menerjang tujuh kabupaten dan kota di Jawa Barat akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Kamis (22/2/2018) hingga Jumat (23/2/2018).

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir melanda Kota dan Kabupaten Bandung, Kuningan, Cirebon, Majalengka, dan Sumedang. Dari tujuh daerah itu, banjir terparah melanda Kabupaten Cirebon.

Tercatat ada sembilan kecamatan yang terendam banjir, yaitu Kecamatan Losari, Waled, Gebang, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, dan Plumbon. Ketinggian air banjir sekitar 100 – 200 cm. Terdapat sekitar 20.000 rumah terendam banjir.


Editor : Kastolani Marzuki