Cawapres Ma'ruf Amin Dorong Pelaku Usaha Gerakkan Ekonomi Umat

Irfan Ma'ruf · Jumat, 01 Maret 2019 - 02:02 WIB
Cawapres Ma'ruf Amin Dorong Pelaku Usaha Gerakkan Ekonomi Umat

Cawapres Ma'ruf Amin bersama istri di stan Kopi Abah pada pameran NU Expo di Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019) malam. (Foto: Istimewa).

BANJAR, iNews.id – Cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin mendorong peserta NU Expo di Taman Kota Lapang Bhakti, Banjar, Jawa Barat untuk terus mengembangkan usahanya. Ma’ruf akan menyinergikan pelaku usaha dengan pemerintah dan ulama.

Menurut Ma’ruf, selain berdakwah, tugas para ulama juga menjaga dan melayani umat. ”Kita perlu melakukan ishlahul umat dan khidmatul ummat,” ujar Ma’ruf saat mengunjungi NU Expo, Rabu (27/2/2019) malam.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menjelaskan, NU Expo menjadi salah satu upaya NU untuk menggerakkan ekonomi umat. Tujuannya agar umat mandiri sehingga akan lebih mudah bagi mereka berkontribusi menjaga NKRI.

”Saya menyebut ini sebagai Arus Baru Ekonomi Indonesia (Arbei)," ujar Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini.

Ma’ruf melanjutkan, upaya NU dalam melakukan pemberdayaan ekonomi umat bukan hanya wacana, tapi sudah dilakukan sejak lama. Pada 2017, kata dia, para ulama telah menghelat Kongres Ekonomi Ummat dan meminta pemerintah untuk menjadikan pesantren serta majelis taklim sebagai mitra dalam hal pemberdayaan ekonomi.

BACA JUGA: Agama Harus Jadi Pemersatu, Bukan Penebar Konflik

Di NUExpo 2019, mantan Rais Aam PBNU itu menyempatkan mengunjungi sejumlah stan pameran yang mempromosikan bisnis pom bensin mini/pomdes, penjual pupuk dan Kopi Abah.

Ketua Panitia Nasional NU Expo 2019 Arif Rahmanyah Marbun mengatakan, NU Expo 2019 menjadi sarana para pelaku usaha untuk mewujudkan cita-cita para ulama soal pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi niat NU untuk membangun perekonomian bangsa dengan berbasis masyarakat. ”Di tengah kontestasi ekonomi yang semakin ketat, kita ingin memperkenalkan peluang pengembangan ekonomi pesantren dalam ruang yang lebih luas lagi," ucap Sekretaris Lembaga Perekonomian PBNU ini.


Editor : Zen Teguh