Cinta Ditolak, Pemuda Ini Tega Tusuk Siswi SMK di Bandung dengan Pisau

Mujib Prayitno ยท Selasa, 10 September 2019 - 21:30 WIB
Cinta Ditolak, Pemuda Ini Tega Tusuk Siswi SMK di Bandung dengan Pisau

RG (22) tersangka penusukan terhadap siswi SMK di Kota Bandung ditahan di Mapolsekta Sumur Bandung, Jawa Barat. (Foto: iNews.id/Mujib Prayitno)

BANDUNG, iNews.id – Cinta ditolak pisau bertindak. Aksi nekat itu dilakukan pemuda berinisial RG (22) terhadap gadis pujaannya ZPD (16), siswi SMK ternama di Kota Bandung, Jawa Barat.

Tanpa pikir panjang, RG yang kesal dan sakit hati lantaran cintanya ditolak mentah-mentah tega menusuk ZPD dengan pisau di bagian rusuk.

Peristiwa tragis itu dilakukan RG saat ZPD usai memfotokopi lembaran tugas di kios fotokopi yang hanya berjarak 50 meter dari sekolah korban.

Pelaku yang sudah menunggu di luar sekolah lalu membuntuti korban. Saat akan kembali ke sekolah, RG tiba-tiba mendekap ZPD dan menusukkan pisau yang dibawanya dari rumah ke arah rusuk korban.

Kaget dan kesakitan, korban pun berteriak yang langsung mengundang petugas keamanan sekolah untuk datang. RG yang berusaha lari berhasil dikejar petugas keamanan sekolah dan masyarakat sekitar 400 meter dari lokasi kejadian.

RG pun langsung dibawa ke Polsekta Sumur Bandung yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Pengungkapan kasus 351 penusukan ini terjadi pukul 07.30 WIB, saat korban sedang memfotokopi buku pelajaran. Korban ditusuk di bagian rusuk. Pelaku ditangkap di sekitar sekolah,” kata Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Ari Purwanto, Selasa (10/9/2019).

BACA JUGA:

Santri Ponpes Husnul Khotimah di Kuningan Tewas Ditusuk, Polisi Kejar Pelaku

Kronologi Kasus Penusukan Santri di Cirebon, Korban Sempat Difitnah

Dia menuturkan, pelaku sudah lama mengenal korban sejak tiga tahun lalu atau saat masih SMP. Setelah itu, pelaku mencari tahu keberadaan korban. “Korban ini mersaa rishi diikuti terus oleh pelaku. Korban ini sudah punya cowok,” ucapnya.

Kepada penyidik, RG mengakui aksi nekatnya itu didorong sakit hati karena korban tak menerima cintanya, padahal dirinya telah tiga tahun mendekati sang gadis pujaan.

“Saya lihat instagramnya ZPD, sama cowok lagi pelukan. Saya sakit hati. Saya sudah ungkapin (cinta), tapi ditolak,” katanya.

Kini, akibat perbuatannya RG harus meringkuk di balik jeruji besi Mapolsek Sumur Bandung. Tersangka dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sedangkan korban ZPD, kondisinya sudah mulai membaik setelah dirawat di rumah sakit.


Editor : Kastolani Marzuki