Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Jatibening Bekasi

Rachmat Hidayat ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 16:33 WIB
Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Jatibening Bekasi

Rumah kontrakan petakan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Jatibening Baru, Bekasi. (Foto: iNews/Rachmat Hidayat)

BEKASI, iNews.id – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap empat terduga teroris di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Selasa (11/6/2019) dini hari. Penangkapan berlangsung senyap di dua lokasi berbeda yang masih berdekatan.

Informasi yang dirangkum iNews, identitas ketiga terduga teroris yang diamankan berinisial AAS, IS dan KA. Mereka diciduk dalam kontrakan petakan di Kampung Jatibening, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Sementara seorang lagi berinisial HR, ditangkap dalam rumah kontrakan di Jalan Lampiri Raya, Kelurahan Jatibening Baru, Pondok Gede.


Keempat terduga teroris ini merupakan bagian dari jaringan Abu Zahra. Mereka juga pernah ikut pelatihan militer di Gunung Salak Bogor dan Aceh. Petugas turut menyita dua unit ponsel serta satu sepeda motor dan KTP atas nama Ahmad Adhi Sudiro.

Penangkapan terduga teroris di lokasi permukiman padat penduduk itu menggemparkan warga setempat. Mereka terkejut bahkan tak percaya jika ada salah satu warganya yang terlibat dengan terorisme.

BACA JUGA: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Palangka Raya

“Pas kabar penangkapan terorisnya beredar luas semua kaget. Warga sini gak ada yang percaya. Saya biasa lihat orang yang tinggal di kontrakan itu. Orangnya ganteng, suka bawa tas ransel besar dan naik motor, tapi gak tahu apa aktivitasnya,” ujar Ruani, warga setempat yang tempat tinggalnya berdekatan dengan kontrakan terduga teroris.

Seorang warga lainnya Bondan menuturkan, penangkapan terjadi saat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Polisi bergerak cepat dan senyap tanpa menimbulkan kegaduhan.

“Penangkapannya cepat, sekitar 15 menit dan tanpa ada perlawanan. Tidak ada ribut, tidak ada berisik, suasananya sepi,” katanya.

Dia mengungkapkan, tidak mengenal dengan mereka yang ditangkap Densus 88. Sebab ketiganya baru mengontrak rumah petakan tersebut dan tidak bersosialisasi dengan warga sekitar.

“Sebelum puasa mereka sudah tinggal di sana. Kalau kenal nggak, tapi pernah lihat iya. Orangnya juga gak bergaul dengan warga di sini,” ucapnya.

Informasi sementara, keempat orang yang ditangkap Densus 88 di Jatibening Bekasi ini pernah terlibat dalam penyembunyian terduga teroris berinisial WS dan TR. Keduanya merupakan DPO atas kasus terorisme.

Hingga berita diturunkan belum ada keterangan dari Polri atas penangkapan terduga teroris di Jatibening Bekasi.


Editor : Donald Karouw