Diduga Depresi, Pria di Tasikmalaya Lakukan Aksi Bakar Diri hingga Tewas

Asep Juhariyono ยท Selasa, 17 September 2019 - 10:11 WIB
Diduga Depresi, Pria di Tasikmalaya Lakukan Aksi Bakar Diri hingga Tewas

Ilustrasi tewas. (Foto: Okezone).

TASIKMALAYA, iNews.id - Seorang pria di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), tewas setelah melakukan aksi bakar diri. Korban yang diduga mengalami depresi ini sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit selama 10 jam sebelum meninggal dunia.

Korban, Usman (55), warga Kampung Bantar Gedang, Kecamatan Cibereum, nekat menyiram bensin ke tubuhnya dan membakar diri di depan perumahan Kota Baru, Senin (16/9/2019). Korban mengalami luka bakar hingga mencapai 100 persen lantaran aksinya itu.

"Korban diduga depresi. Ini murni kasus bunuh diri," kata Kapolsek Cibereum, Iptu Suyitno, kepada wartawan di Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Selasa (17/9/2019).

BACA JUGA: Sakit Tak Kunjung Sembuh Jadi Alasan Pria Tewas Bakar Diri Dalam Mobil di Bekasi

Menurut dia, dari keterangan saksi-saksi, korban sebelumnya menyiram bensin ke seluruh tubuhnya. Lalu menyalakan korek, dan seketika itu seluruh badannya dilahap api. Saat tak berdaya, korban langsung ditolong warga dan dilarikan ke RSUD dr Soekardjo.

Korban Usman sempat menjalani perawatan medis selama 10 jam sebelum dinyatakan meninggal dunia. Bapak empat anak ini mengembuskan napas terakhir pada Selasa pagi pukul 05.30 WIB.

Cerita dari anak korban, Ilham, bapaknya sudah bercerai dengan ibunya sejak 2007 lalu. Dia tinggal di rumah sederhana yang dibuatkan warga sekitar, karena sebelumnya Usman menempati masjid sebagai tempat tinggal.

BACA JUGA: Kepergok Selingkuh, Ibu Muda di Agam Sumbar Tewas Gantung Diri

"Terakhir bertemu saat itu bapak bilang ingin tinggal bersamanya. Namun karena dia hanya mengontrak rumah dan ada menantunya di sana, keinginan bapaknya susah saya iyakan," ujar dia.

Setelah dimandikan dan dikafani, jenazah korban langsung dibawa keluarganya untuk dimakamkan. Jasad Usman akan dikuburkan di TPU Kampung Bantar Gedang, Kecamatan Cibereum.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal