Gempa Pangandaran, BMKG: Terjadi Sekali Susulan di Selatan Pulau Jawa

Antara ยท Sabtu, 18 Mei 2019 - 11:03 WIB
Gempa Pangandaran, BMKG: Terjadi Sekali Susulan di Selatan Pulau Jawa

Ilustrasi gempa bumi.

BANJARNEGARA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan telah terjadi satu kali gempa susulan berkekuatan 3,6 SR di Selatan Pulau Jawa. Tepatnya berlokasi di 259 kilometer (Km) barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar).

"Gempa susulan terjadi pukul 09.12 WIB dengan kekuatan 3,6 SR pada kedalaman 14 kilometer," ujar Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie, Sabtu (18/5/2019).

Diketahui, sebelumnya pukul 08.51 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa tektonik. Hasil analisis awal BMKG menunjukkan gempa berkekuatan 5,9 SR, selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,6 SR.

BACA JUGA: Gempa 5,9 SR Guncang Pangandaran, Tak Berpotensi Tsunami

Episenter gempa terletak pada koordinat 9,63 LS dan 108,51 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 212 Km arah selatan Kabupaten Pangandaran, Jabar, pada kedalaman 33 Km.

Guncangan gempa dilaporkan terasa di daerah Pangandaran, Tasikmalaya (Jabar), Cilacap, Banyumas (Jateng), Karangkates, Blitar, Tulungagung dan Kediri  (Jatim) pada skala II-III MMI (Modified Mercalli Intensity). Sementara di Banjarnegara, Kebumen (Jateng), Bantul (Yogyakarta) dan Solo (Jateng) pada skala II MMI.

Hingga saat ini, belum ada laporan terkait dengan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi dibangkitkan deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar turun (normal fault).


Editor : Donald Karouw