Gerebek Villa di Puncak, Polisi Amankan 13 Remaja saat Pesta Narkoba

Wildan Hidayat ยท Selasa, 07 Mei 2019 - 19:30 WIB
Gerebek Villa di Puncak, Polisi Amankan 13 Remaja saat Pesta Narkoba

Belasan remaja yang positif mengonsumsi narkoba diamankan petugas Polres Bogor, Jawa Barat. (Foto: iNews.id/Wildan Hidayat)

BOGOR, iNews.id – Petugas Satresnarkoba Polres Bogor menggerebek villa di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan puluhan remaja yang masih duduk di bangku SMA. Setelah diperiksa, sebanyak 13 remaja diketahui positif menggunakan sabu.

Dari 13 remaja yang positif memakai narkoba, lima di antaranya merupakan perempuan dan sisanya laki-laki. Mereka merupakan siswa SMA di Bogor yang sedang mengelar pesta perpisahan di kawasan Puncak Cisarua.

Kasatnarkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam mengatakan, dalam penggerebekan itu ada sekitar 23 orang yang sedang pesta di sebuah vila kawasan puncak. “Dari 23 orang ini, 13 di antaranya psotif mengonsumsi narkoba. Sedangkan 10 orang lainnya kita bebaskan karena tidak terbukti (narkoba),” katanya, Selasa (7/5/2019).

BACA JUGA: Asyik Pesta Sabu di Kos, Pasangan Kekasih Digerebek Polisi

Dia menuturkan, puluhan remaja itu sebelumnya menyebar undangan di media sosial akan menggelar pesta di kawasan puncak. Mengetahui hal tersebut karena disebar melalui media sosial, warga sekitar mengecek informasi tersebut.

“Ternyata saat warga mengecek benar ada sekitar 23 orang tengah asik pesta di sebuah vila kawasan puncak,” katanya.

Mengetahui hal tersebut warga pun langsung melaporkan ke polsek setempat hingga akhirnya polisi menggerebek vila tersebut.

Menurut Andri, belasan remaja yang kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu selanjutnya dibawa ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bohor untuk mendapatkan rehabilitasi.

Wakil Ketua BNN Kabupaten Bogor, Supeno mengatakan, ke-13 remaja itu tidak memiliki barang bukti narkoba. Hanya pada saat di tes urine mereka terbukti menggunakan narkoba. “Barang buktinya tidak ada. Dari pihak kepolisian sudah menyerahkan belasan remaja ini ke kami (BNN) untuk di-assesmen,” katanya. 


Editor : Kastolani Marzuki