Heboh Siswa SD di Sukabumi Dihukum Merokok, Ini Kata Bupati

Antara ยท Kamis, 08 November 2018 - 14:07 WIB
Heboh Siswa SD di Sukabumi Dihukum Merokok, Ini Kata Bupati

Potongan video siswa yang dihukum merokok oleh gurunya di Sukabumi. (Foto: Istimewa)

SUKABUMI, iNews.id – Peristiwa tidak pantas lagi-lagi terjadi di institusi pendidikan Tanah Air. Kali ini, sejumlah siswa SD di Sukabumi dihukum merokok di hadapan gurunya. Sebelumnya para siswa tersebut kedapatan merokok di sekitar sekolah. Bahkan, peristiwa itu sempat terekam dalam video yang viral di media sosial.

Kasus ini pun seketika mencuat dan jadi perbincangan publik. Bahkan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise sempat ikut berkomentar terhadap kasus tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi belakangan juga ikut menyoroti kasus itu."Sanksi bagi anak SD yang ketahuan merokok dengan cara menyuruh merokok tidak dibenarkan. Maka dari itu kami akan tetap memprosesnya dan menyerahkan kepada pihak berwajib untuk menyelidiki kasus tersebut," kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di Sukabumi, Kamis (8/11/2018).

Menurutnya, untuk sanksi yang diberikan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Inspektorat Pemkab Sukabumi. Jika ditemukan kesalahan sanksi sudah jelas akan dijatuhkan mulai dari teguran hingga pemecatan.

Selain itu, pihaknya juga menyerahkan kasus ini kepada aparat berwajib seperti kepolisian untuk melakukan penyelidikan. “Apakah nantinya ada jeratan pidana atau tidak semuanya diserahkan kepada hukum,” ujarnya.

"Kami proses dan menyerahkan kepada instansi terkait untuk sanksinya. Saya selaku kepala daerah menunggu laporan hasil pemeriksaan (LHP) dan tidak akan melakukan intervensi serta hanya menunggu laporan," tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Yohana Susana Yembise ikut menyoroti kasus tersebut. Yohana mengatakan, apa yang dilakukan oleh oknum guru tersebut salah dan tidak dibenarkan. Apalagi sanksi yang diberikan dengan cara menyuruh merokok kepada anak didiknya.

Diapun menyesalkan dengan adanya kasus itu seharusnya guru tersebut bisa lebih bijaksana dalam memberikan sanksi. "Gurunya yang salah, itu bukan guru namanya," ujarnya.

Informasi yang dihimpun, kasus tersebut terjadi di SD Negeri 1 Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Sang guru yang mendapati 11 anak didiknya tengah merokok kemudian menggiring siswanya ke ruang guru. Di sana, para siswa malah diberikan sanksi untuk merokok. Bahkan pemberian sanksi tersebut sempat direkam dan menjadi viral di media sosial.


Editor : Himas Puspito Putra