Ini Alasan Jokowi Berseragam Veteran saat Gowes Bandung Lautan Sepeda

Yogi Pasha ยท Sabtu, 10 November 2018 - 11:13 WIB
Ini Alasan Jokowi Berseragam Veteran saat Gowes Bandung Lautan Sepeda

Presiden Joko Widodo mengenakan seragam veteran saat gowes bersama ribuan peserta Bandung Lautan Sepeda, Sabtu (10/11/2018). (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggowes sepedanya sejauh sejauh lima kilometer bersama ribuan peserta dalam kegiatan Bandung Lautan Sepeda di Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018). Dalam kegiatan itu, Jokowi terlihat mengenakan seragam veteran dengan sepeda onthelnya.

Menurut Jokowi, seragam yang digunakan itu untuk mengingat kembali suasana di masa-masa perjuangan yang berlangsung pada 10 November 1945, lalu. "Ini kan hari pahlawan 10 November, suasana sejarah di tahun 45. Di masa-masa perjuangan, karena suasana itulah saya pakai pakaian ini," kata Jokowi di Gedung Sate, Sabtu (10/11/2018).

Tidak hanya seragam veteran, Jokowi juga memilih menggunakan sepeda onthel yang dikenal tidak memiliki rem. Padahal, panitia dan paspampres telah memilihkan sepeda lain untuk presiden yang lebih aman. Namun, kata Jokowi, itu bukan menjadi kendala dan halangan untuk tetap ikut dalam kegiatan. 

"Sepeda enggak ada remnya loh, memang dipilihkan beberapa, saya pilih yang paling enteng, tapi memang sepeda lama enggak ada rem. Tadi saya agak groginya di situ karena enggak ada remnya, paling-paling kalau jalannya menurun tajam,” katanya.

BACA JUGA:

Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Jokowi Tabur Bunga di TMP Cikutra

Berseragam Veteran, Jokowi Gowes Bersama Peserta Bandung Lautan Sepeda


“Kalau misalnya jalannya turun tajam saya tubrukan ke trotoar supaya berhenti. Alhamdulilah aman, karena memang jalannya nanjak sedikit. Kalau jalannya tajam, waduh," imbu Presiden sembari bercanda. 

Terkait peringatan Hari Pahlawan Nasional, Presiden Jokowi berpesan agar peringatan ini harus menjadi inspirasi dan semangat bagi warga negara serta generasi muda dalam membangun negara. Sebab, semangat yang muncul dari para pejuang dalam merebut kemerdekaan harus digelorakan untuk membangun negara. 

"Semangat untuk terus membangun negara, pahlawan dulu juga sama, semangatnya untuk merdeka. Semangat untuk membangun negara, semangat untuk memajukan negara, semangat untuk membuat Indonesia maju," ujar dia.

Dia berharap, dalam menjaga kemerdekaan, seluruh masyarakat Indonesia harus bisa bersama membangun bangsa dengan cara bekerja keras, melakukan inovasi, berkarya, dan semangat optimistis. 

"Seperti yang tadi disampaikan, semangat untuk memajukan bangsa ini, membuat Indonesia maju, semangat berinovasi, berkarya, berkerja, semangat optimis. Pokoknya yang semangat, semangat, semangat," ucapnya. 


Editor : Himas Puspito Putra