Ini Sosok Bupati Indramayu Anna Shopanah yang Mengundurkan Diri

Toiskandar ยท Selasa, 06 November 2018 - 21:44 WIB
Ini Sosok Bupati Indramayu Anna Shopanah yang Mengundurkan Diri

Bupati Indramayu Anna Shopanah. (Foto: Okezone)

INDRAMAYU, iNews.id - Bupati Indramayu, Jawa Barat, Hajjah Anna Shopanah memilih meletakkan jabatannya memimpin daerah berjuluk Kota Mangga untuk periode kedua.

Anna memutuskan mundur dari kursi bupati karena ingin mengurus keluarga dan orang tuanya yang sedang sakit. Anna Shopanah merupakan istri Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin periode 2000-2010. Setelah suaminya lengser, Anna maju dalam Pilkada Indramayu 2010 bersama Supendi.

Dia berhasil memenangkan Pilkada tersebut dengan perolehan 511.359 suara (60,78 persen). Perolehan suara itu terpaut jauh dari pesaingnya pasangan Uryanto Hadi-Abbas Abdul Jalil sebanyak 124.328 suara (14,78 persen), dan di tempat ketiga pasangan Gorry Sanuri-Ruslandi yang memperoleh 95.300 suara (11,33 persen).

Sementara itu, posisi keempat ditempati pasangan Toto Sucartono-Kasan Basari dengan jumlah suara 47.530 suara (5,65 persen), disusul pasangan Api Karpi-Ruwita sebanyak 45.111 (5,36 persen), dan di posisi terakhir pasangan Mulyono Martono-Handaru Wijayakusumah sebesar 17.687 (2,10 persen).

Anna kemudian dilantik Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pada 12 Desember 2010 dalam sidang paripurna DPRD di Pendopo Indramayu.

BACA JUGA:

Anggota DPRD Kecewa Bupati Indramayu Anna Shopanah Mengundurkan Diri

Terima Surat Pengunduran Diri Bupati Indramayu, Emil Lapor ke Mendagri

Keberhasilan Anna Shopanah memimpin Indramayu berlanjut. Pada Pilkada 2015, Anna yang kembali berpasangan dengan Supendi sukses merebut hati masyarakat Indramayu. Anna yang diusung empat partai, yakni Gerindra, Golkar, PKS, dan Demokrat terpilih lagi untuk kedua kalinya.

Anna juga pernah mengemban jabatan di beberapa organisasi yakni, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Indramayu Tahun 2000-2010, Penasihat GOW Indramayu Tahun 2000-2010, Ketua DPD KPPG Indramayu Tahun 2004-2009, Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Indramayu Tahun 2004-2009 dan Ketua Umum FKKP/K3S Kab. Indramayu Tahun 2000-2010. 

Diperiksa KPK

Pengunduran diri Anna Shopanah juga menimbulkan beragam spekulasi mulai terkait kasus gratifikasi proyek perizinan pembangunan rumah sakit hingga politis. Anna diketahui pernah diperiksa KPK sebagai saksi pada September 2016 lalu berkaitan dengan asset berupa mobil Pajero Sport yang diduga hasil gratifikasi proyek rumah sakit.

Namun, seusai diperiksa KPK, Anna memilih tidak berkomentar kepada awak media. “Tanya ke penyidik saja,” ucap Anna saa itu. Anggota Fraksi PDIP DPRD Indramayu, Abdul Rohman Rohman juga mengindikasikan pengunduran diri Anna itu karena khawatir ditangkap KPK terkait kasus gratifikasi pemberian mobil mewah dalam proyek rumah sakit (RS) Raysa.

“Bisa saja, karena ini jabatan politis. Kami melihat ada skenario besar. Ada indikasi juga kasus gratifikasi mobil Pajero untuk memperlancar izin rumah sakit,” bebernya.

 


Editor : Kastolani Marzuki