Istri Tewas Dibunuh Suaminya di Cirebon, Wajahnya Disayat-sayat

Toiskandar ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 08:56 WIB
Istri Tewas Dibunuh Suaminya di Cirebon, Wajahnya Disayat-sayat

Tetangga berkumpul di depan rumah pasangan suami istri Arkati dan Sania di Desa Pekantingan,Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jabar, Rabu malam (9/1/2019). (Foto: iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id – Diduga karena terbakar api cemburu, seorang suami di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar), nekat membantai istrinya dengan menghantamkan batu besar dan menyayat-nyayat wajahnya memakai silet, Rabu malam (9/1/2019). Sang istri akhirnya tewas bersimbah darah sedangkan pelaku mencoba bunuh diri usai melakukan perbuatan kejinya.

Pasangan suami istri Arkati dan Sania ini pertama kali ditemukan di bagian dapur rumahnya dengan kondisi telentang di Desa Pekantingan, Kecamatan Klangenan, Rabu malam. Sania meregang nyawa bersimbah darah di bagian wajah. Sementara suaminya Arkati mencoba bunuh diri dengan menyayat urat nadinya, sekarat dan dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk menjalani perawatan intensif.

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini pertama kali diketahui oleh anak korban yang curiga dengan suara keras di dalam rumah. Saat mencoba masuk, ternyata semua pintu terkunci. Akhirnya sang anak nekat memanjat atap rumah dan mendapati kedua orang tuanya sudah bersimbah darah. Dari sang anak, tetangga juga akhirnya mengetahui kondisi pasangan suami istri itu.

“Saya lihat dua-duanya sudah tergeletak. Banyak darah di dapur. Istirnya bersimbah darah di wajah. Suaminya ada luka sayatan di lengannya karena mencoba bunuh diri. Masalahnya enggak tahu persis, tapi sepertinya karena suaminya cemburu. Istrinya minta cerai, tapi suaminya enggak mau. Sudah lama seperti itu,” kata tetangga korban Yadi Gunawan.

BACA JUGA:

Rujuk Ditolak, Suami Tega Bunuh Istri dengan Bom Ikan di Pasuruan

Suami Tega Bunuh Istri dengan Celurit di Kebumen, Lalu Tenggak Racun

Peristiwa ini langsung dilaporkan warga ke Polres Cirebon. Petugas dari Satreskrim Polres Cirebon yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto memaparkan, dari hasil olah TKP awal diketahui pasangan suami istri ini terlibat cekcok sebelum akhirnya terjadi KDRT yang mengakibatkan Sania tewas di rumahnya. Diduga, motif pembunuhan karena rasa cemburu suami terhadap istrinya sejak lama.

“Jadi sebelum korban tewas, suami istri ini terlibat cekcok mulut masalah rumah tangga. Saat dinasihati, istrinya melawan sementara suaminya sudah lama menyimpan cemburu, akhirnya terjadi KDRT dengan memukul batu pada korban di bagian kepala. Korban terjatuh, dipukul berulang kali. Setelah itu korban disayat-sayat dengan pisau silet di bagian wajah hingga meninggal dunia,” paparnya.

Usai membunuh istrinya, pelaku sempat mencoba bunuh diri dengan menyayat bagian lengannya. Namun, pelaku masih bisa diselamatkan. “Saat ini pelaku sudah kami amankan dan dalam perawatan di Rumah Sakit Mitra Plumbon,” kata AKBP Suhermanto.

Hingga kini, jenazah Sania masih di Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu untuk diautopsi. Petugas masih terus melakukan penyelidikan dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti batu dan pisau serta akan memeriksa suami korban setelah kondisinya membaik.


Editor : Maria Christina