Jadi Tersangka Kasus Penembakan, Anak Bupati Majalengka Tak Ditahan

Antara ยท Kamis, 14 November 2019 - 17:18 WIB
Jadi Tersangka Kasus Penembakan, Anak Bupati Majalengka Tak Ditahan

Ruang Kantor Satreskrim Polres Majalengka. (Foto: iNews/Moh Zeni Johadi)

BANDUNG, iNews.id – Polisi belum menahan Irfan Nuralam, anak bupati Majalengka yang telah ditetapkan tersangka atas kasus penembakan. Tersangka menembak pengusaha konstruksi Panji Pamungkasandi hingga terluka pada bagian tangan pada Minggu (11/12/2019) malam.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu mengatakan, yang bersangkutan berstatus tersangka sejak Rabu (13/11/2019). Penyidik juga telah melayangkan surat pemanggilan sebagai tersangka pada Jumat (15/11/2019).

"Nanti kita lihat pada hari Jumat ditahan atau tidaknya, kita lihat penyidik bagaimana," kata Trunoyudo di Bandung, Kamis (14/11/2019).

BACA JUGA: Penembakan Pengusaha Konstruksi di Majalengka, Begini Kronologi Kejadian Versi Polisi

Sebelumnya, Polres Majalengka menangani kasus penganiayaan disertai dengan penembakan yang diduga dilakukan Irfan pada Selasa (12/11/2019). Peristiwa ini terjadi di depan ruko, Jalan Cigasong-Jatiwangi, Majalengka, Minggu (10/11/2019) pukul 23.30 WIB.

Atas kasus tersebut, Irfan ditetapkan tersangkka atas aksi penembakan dan kepemilikan senjata api. Polisi menjeratnya dengan Pasal 170 KUHP juncto Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang Penyalahgunaan Senjata Api.

Diketahui Irfan merupakan anak Bupati Majalengka Karna Sobahi yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka.

Atas kejadian itu, Panji sebagai korban mengalami luka tembakan peluru karet. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka juga telah memeriksa enam orang sebagai saksi atas kasus penembakan tersebut.


Editor : Donald Karouw