Jadi Tersangka Ujaran Kebencian dan Hoaks PKI, Pengasuh Ponpes Ini Minta Maaf

Toiskandar ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 16:57 WIB
Jadi Tersangka Ujaran Kebencian dan Hoaks PKI, Pengasuh Ponpes Ini Minta Maaf

Tersangka kasus ujaran kebencian, hoaks HUT TNI dan adu domba TNI/Polri, Iwan Adi Sucipto saat keluar dari ruang penyidik Satreskrim Polres Cirebon, Jabar. (Foto: iNews.id/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id – Kasus ujaran kebencian, hoaks dan adu domba TNI/Polri yang dilakukan Iwan Adi Sucipto kini ditangani Polda Jabar.

Sebelum kasusnya dilimpahkan, tersangka menjalani pemeriksaan maraton selama delapan jam dan dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik Satreskrim Polres Cirebon, Senin (13/5/2019) malam.

Tersangka yang dengan sengaja memviralkan video yang dibuatnya itu mengaku menyesal dan meminta maaf, serta bertanggung jawab atas perbuatannya.

Dalam pemeriksaan yang turut serta didampingi pengacaranya tersebut, tersangka mengakui semua perbuatannya telah membuat konten video berdurasi satu menit lima puluh tujuh detik yang diunggah ke laman media sosial pada Minggu, 12 Mei 2019.

Tersangka berinisiatif membuat video untuk menyemangati para relawan salah satu paslon meski dengan menantang kapolri hingga mengadu domba TNI/Polri, serta hoaks HUT PKI pada 22 Mei nanti.

“Klien kami dicecar 30 pertanyaan seputar pembuatan video, ucapan adu domba dan terkait HUT PKI pada 22 Mei nanti. Pemeriksaan selama hampir delapan jam. Klien kami mengkui semua perbuatannya dan menyesal, serta meminta maaf dan siap bertanggung jawab,” kata pengacara tersangka, Ibrahim.

BACA JUGA: Tersangka Ujaran Kebencian, Robertus Robet Ditangkap Rabu Dini Hari

Kasatreskrim Polres Cirebon, AKP Kartono Gumelar mengatakan, semua proses penyelidikan di polres telah selesai dilakukan hingga pemberkasan dan pelimpahan ke Polda Jabar.

“Kasus penyebaran video yang viral dan ramai diperbincangkan ini akan dikembangkan lebih dalam oleh Polda Jabar dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru,” katanya.

Diketahui, Iwan Adi Sucipto, salah satu pimpinan pondok pesantren di Cirebon, Jabar diringkus petugas gabungan dari Satreskrim Polres Cirebon dan Ditreskrimum Polda Jabar setelah video unggahannya viral.

Tersangka ditangkap pada Senin dini hari saat berada di kediamannya di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

 

 


Editor : Kastolani Marzuki