Jembatan Roboh Diterjang Banjir, Warga Kecamatan Cipatujah Terisolasi

Asep Juhariyono ยท Selasa, 06 November 2018 - 14:26 WIB
Jembatan Roboh Diterjang Banjir, Warga Kecamatan Cipatujah Terisolasi

Banjir mengakibatkan jembatan Pasanggrahan di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, terputus, Selasa (6/11/2018). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id – Banjir bandang dan longsor yang menerjang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), menyebabkan Jembatan Pasanggrahan di Kecamatan Cipatujah terputus, Selasa (6/11/2018). Akibatnya, warga sejumlah desa saat ini terisolasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Wawan Ridwan Efendi memaparkan, jembatan di Cipatujah sepanjang kurang lebih 100 meter tersebut merupakan jembatan nasional yang menghubungkan Kabupaten Garut-Kabupaten Tasikmalaya. Menurut laporan masyarakat, jembatan putus akibat arus air yang deras dari hulu Sungai Pasanggrahan.

“Saat ini, wilayah desa-desa terisolasi karena jembatan putus total. Kami akan cari solusinya seperti apa,” kata Wawan Ridwan Efendi.


BACA JUGA: 5 Warga Tewas akibat Banjir Bandang dan Longsor di Tasikmalaya


Terkait masalah jembatan di Cipatujah yang terputus akibat banjir bandang, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sudah mengambil langkah. Dalam akun Twitter-nya, dia menyebutkan, di wilayah itu akan segera dibangun jembatan darurat.

“Hari ini segera dikirim instrumen membangun jembatan darurat dengan baja alias jembatan Bailey. Insya Allah selesai dalam dua 2-3 hari agar ekonomi kembali normal sambil menunggu pembangunan jembatan permanen,” kata Ridwan Kamil.

Informasi dari BPBD, beberapa lokasi yang diterjang banjir dan longsor di Kabupaten Tasikmalaya, yakni dua desa di Kecamatan Cipatujah, yakni Desa Ciheras dan Desa Ciandum. Sementara di Kecamatan Karangnunggal, musibah tersebut menerjang Desa Cikupa dan Desa Ciawi. Selanjutnya di di Desa Cikuya, Kecamatan Culamega. Banjir dan longsor berdampak terhadap 50 kepala keluarga (KK) di tiga kecamatan tersebut.

TRC BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penanganan jembatan yang putus. Selain itu, TRC BPBD Tasikmalaya memberikan bantuan dan mengevakuasi warga yang terjebak banjir ke tempat lebih aman. TRC BPBD Kabupaten Tasikmalaya juga menyediakan alat transportasi untuk membantu warga ke sekolah.    


Editor : Maria Christina